Page 73 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 73
Dilihat dari strukturnya di bawah mikroskop, unit-unit penyusun tulang
merupakan suatu saluran-saluran halus kanalikuli yang saling berhubungan
membentuk suatu sistem saluran yang disebut sistem havers. Di dalam sistem
havers terdapat pembuluh-pembuluh darah yang berfungsi sebagai penyuplai
zat-zat makanan bagi pertumbuhan tulang dan saraf yang terdapat di dalamnya.
Di samping itu, tulang pun dibalut oleh suatu selaput pembungkus tulang yang
disebut periosteum. Tampak pada gambar 3.20, irisan melintang tulang beserta
bagian-bagiannya.
3. Jaringan Otot
a. Struktur Otot
Jaringan otot memiliki struktur khusus yang fungsi utamanya sebagai alat
gerak aktif, baik bagi badan secara keseluruhan maupun bagi setiap bagian tubuh
yang satu terhadap yang lainnya. Sel otot sering disebut juga serat-serat otot.
Serat otot mengandung filamen (benang) aktin dan miosin. Aktin dan miosin ini
merupakan protein kontraktil yang memberi kemampuan untuk memanjang dan
memendeknya otot.
Susunan sel-sel otot pada jaringan otot keadaannya membujur dengan inti
dan miofibril yang tampak jelas. Miofibril terbentuk dari protein kontraktil yang
terdapat di sepanjang sel. Hal ini tampak jelas terlihat pada otot rangka dan otot
jantung. Antarsel otot batasnya tampak jelas karena adanya sarkolema.
Sarkolema ini merupakan lapisan membran yang berada di sekeliling sel otot.
b. Macam-Macam Otot
Penggolongan otot didasarkan atas struktur dan fungsinya terbagi menjadi
tiga macam. Gurat-gurat melintang teratur sepanjang serat terdapat pada otot
lurik, tetapi tidak terdapat pada otot polos, sedangkan otot jantung termasuk
otot yang khusus karena memiliki struktur seperti otot lurik, namun bekerja
berdasarkan kerja otot polos. Jadi, secara umum otot di dalam tubuh hewan
maupun manusia dibagi menjadi tiga, yaitu otot lurik (otot rangka), otot polos
(otot viseral), dan otot jantung.
1) Otot lurik (otot rangka)
Otot lurik atau otot rangka membentuk daging pada hewan. Dalam
keadaan segar berwarna merah muda. Warna merah ini sebagian disebabkan
pigmen di dalam serat-serat otot dan sebagian lagi disebabkan kayanya
jaringan oleh pembuluh-pembuluh darah dalam otot.
Otot lurik tersusun atas sel-sel yang berbentuk silindris yang sangat
panjang, tetapi tidak mengalami percabangan. Panjang setiap selnya
66 Bab 3 Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan

