Page 19 - E-Modul Sistem Pencernaan Manusia XI
P. 19
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Laktosa, gula yang ditemukan dalam susu.
Galaktosa, tidak terdapat secara alami, tetapi dihasilkan
melalui proses pencernaan laktosa.
Maltosa, ditemukan pada biji yang berkecambah, dapat
terbentuk pada proses pembuatan bir.
Pati, karbohidrat simpanan yang dihasilkan oleh tanaman. Pati
ditemukan pada semua jenis biji-bijian (jagung, padi, dan
gandum), kentang, singkong, ketela rambar, buah-buahan
mentah, serta sayuran seperti kacang polong dan buncis.
Glikogen, tersimpan pada hati dan otot hewan. Namun, daging
bukan sumber karbohidrat karena glikogen akan rusak selama
proses penggantungan daging.
Selulosa, merupakan komponen dinding sel tumbuhan dan
dikenal sebagai serat (fiber). Selulosa ditemukan dalam sereal
(biji-bijian), sayuran, dan buah-buahan. Pencernaan manusia
tidak mampu memecah serat, tetapi serat merupakan unsur
penting dalam diet karena menambah massa ke dalam isi usus,
merangsang gerakan peristaltik usus, dan membantu
pengeluaran feses.
c. Sifat-sifat gula
Semua gula dapat larut dalam air. Tingkat kelarutan paling
rendah dimiliki oleh laktosa. Gula menimbulkan rasa manis, dengan
derajat kemanisan yang bervariasi menurut jenisnya. Fruktosa
merupakan gula yang paling manis, sedangkan laktosa merupakan
gula yang paling tidak manis. Manfaat gula, yaitu:
Sukrosa, digunakan sebagai pemanis dan pengawet, serta
memperbaiki cita rasa dan penampilan makanan dalam keperluan
rumah tangga dan industri makanan.
Glukosa, sering dipakai pada saat membutuhkan masukan sumber
energi yang tinggi, mudah larut, serta tidak begitu manis
18

