Page 36 - E-Modul Sistem Pencernaan Manusia XI
P. 36

E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
                  Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang



                   Berdasarkan  sumber  asalnya,  zat  aditif  dapat  dikelompokkan

                   menjadi dua golongan, yaitu:

                         Aditif  alamiah,  contohnya  ekstrak  kunyit  dan  daun  pandan
                          untuk pewarna, serta air jeruk untuk pemberi rasa asam.

                         Aditif sintetis (buatan). Lebih pekat, lebih stabil, biasanya

                          lebih  murah,  tetapi  terkadang  mengandung  zat-zat  yang

                          berbahaya bagi kesehatan tubuh atau bersifat karsinogenik

                          yang  dapat  merangsang  terjadinya  kanker.  Contohnya,
                          monosodium glutamat (MSG) sebagai penyedap rasa, boraks

                          sebagai  pengawet,  dan  pewarna  tartrazine  yang  dapat

                          menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.



                   Berdasarkan  tujuannya,  zat  aditif  dapat  dibedakan  beberapa

               macam yaitu:
                   1.  Pewarna makanan/minuman, contohnya klorofil (hijau). macam,

                       yaitu: karoten (jingga), mioglobin (warna merah pada daging), dan

                       karamel  (gula  yang  dipanaskan  menimbulkan  warna  cokelat).

                       Pewarna sintetis yang diizinkan, antara lain carmoisine (merah),

                       beberapa tartrazine (kuning), violet GB (ungu), brilliant blue FCF
                       (biru), dan fast green FCF (hijau).

                   2. Penguat  cita  rasa,  misalnya  aroma  buah-buahan,  aroma  vanili

                       (ekstrak  vanili),  pemberi  rasa  daging/ayam,  kesan  panas

                       (rempah-rempah), kesan dingin/segar (mint), pemanis dari gula

                       merah/gula pasir, pemanis sintesis (sakarin, Na-siklamat, dan Ca-
                       siklamat) asidulan (asam laktat, asam asetat, asam sitrat, asam

                       fumarat, asam malat, asam suksinat, dan asam tartrat).

                   3. Antikerak,  biasanya  ditambahkan  pada  tepung  yang  bersifar

                       higroskopik untuk mempertahankan sifat butirannya. Contohnya

                       kalsium  silikat  (CaSiO,)  untuk  campuran  tepung  dan  rempah-
                       rempah  minyak  atsiri,  dan  Ca-stearat  untuk  mencegah

                       penggumpalan  tepung.  Bahan  antikerak  tersebut  akan  ikut

                                                          35
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41