Page 152 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 152

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



            dalam memperoleh jabatan, pekerjaan hanya didasari ingin
            dipuji, mendapat penghormatan dari orang lain, dan ingin
            mendapat keuntungan, maka tunggulah kehancuran, mutu
            yang rendah, dan hasil pekerjaan tidak berkah.

               Sebagaimana definisi manajemen pendidikan Islam di atas,
            maka dasar manajemen pendidikan Islam adalah sumber aja-
            ran Islam itu sendiri, yang dijelaskan dengan prinsip dasar se-
            bagai berikut:

               1.  Beriman
               Dasar ini dijelaskan dalam surah Ali Imran ayat 28:
                                                  ۡ
                                                          ۡ
                            ۡ
               ۡ
                       ۖ
                                                        ۡ
                          ۡ
                                          ۡ
             ۡ
                        ِِ
             لعفـي نمو ينمؤملٱ نود نم ءٓ ايلوَ أ نيِ رفَ كلٱ َ نونمؤملٱ ذخَّ تـي  َّ ل﴿
                                    ِ
                                                       ِ
                                         ِ
                                               ِ ٰ
                                                            ِ ِ
                              ِ
                                 ُ
              َ َ ََ َ
                                                                َ
                                      َ َ
                                            َ
                                                      ُ ُ
                           ُ
                             ۡ ۡ
                                                              ۡ
                                ِ
                                             ٍ ۡ
                                                         ِ
                                                    ِ
                                                                   ِٰ
                   ِ
                                          َِّ
              َّ للٱ مُ كرّ ذ ُ يو ،ً ةٰ ىَ قـت مهـنم ْ اوُ قَّـتـت نَ أ ٓ لإ ءيش  ِ ف  َّ للٱ نم سيَ لـف كلَ ذ
                                                        َ َ َ َ
                                               َ
                          ُ ُ
                    َ َ
                                     َ
            ُ ُ ُ
                                                       ۡ
                                                                    ۡ
                                                        ِ
                                                   ِ
                                                             ِ
                                                ﴾ُيرصملٱ  َّ للٱ  َ لإو ،هسفـن
                                                     َ
                                                              َ ُ َ َ
              “Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang kafir sebagai
            pemimpin, melainkan orang-orang beriman. Barangsiapa berbuat de-
             mikian, niscaya dia tidak akan memperoleh apa pun dari Allah, ke-
             cuali karena (siasat) menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari
              mereka. Dan, Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya,
                 dan hanya kepada Allah tempat kembali.” (Ali ‘Imran: 28)
               2.  Bertaqwa
               Dasar mengapa harus taqwa? Ternyata, dalam Al-Qur’an
            dijelaskan bahwa orang-orang yang bertaqwa akan melak-
            sanakan  perintah  Allah Swt.,  menjauhi  larangan-Nya, dan
            mereka akan diberikan kemenangan, sebagaimana fir-
            man-Nya,
                                                               ۡ
                                                    ﴾ازاَ فم يقَّ تملل َّ نإ﴿
                                                            ِ ِ ِ
                                                      ً َ َ ُ
               “Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan.”
                                  (An-Naba’: 28)
        150
   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156   157