Page 170 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 170

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



                     telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa,
                     yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan
                     janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat
                     bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang
                     kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang
                     Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petun-
                     juk kepada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepa-
                     da-Nya).” (Asy-Syura: 13)
                                                      ۡ
                                           ۚ
                                ۡ
                          ۡ
                                              ۡ
                      ام اهـيَ لعو ت�سَ ك ام اَ ل اهعسو  َّ لإ اسفـن  َّ للٱ فّ لَ كي  َ ل﴿
                                                              ِ
                                                  ِ
                                                    ً َ ُ ُ
                                                                ُ
                       َ َ َ َ
                                 ََ
                                      َ َ ََ ُ
                    ۡ  ۡ        ۚ  ۡ  ۡ ۡ  ِ      ۡ  ِ        ۗ ۡ   ۡ
                     ِ
                                               ِ
                    لم َ ت  َ لو انَّـبر نأَ طخَ أ وَ أ ٓ انيسَّ ن نإ ٓ نذخاؤـت  َ ل انَّـبر ت�ستكٱ
                                         َ
                          َ َ َ َ
                                                 َ
                                                     َُ
                                                                ََ َ
                                                           َ َ
                      ۡ           ۚ  ۡ               ۡ        ۡ   ۡ
                                   ِ
                       ِ
                                                               ِ
                                        ِ َِّ
                     انلم ُ ت  َ لو انَّـبر انل�ـق نم نيذلٱ ىَ لع ۥهتلح امَ ك ارصإ ٓ انـيَ لع
                                                 َ َُ ََ
                                                                 َ َ
                     َ َّ
                            َ َ َ َ َ
                                         َ
                                                         َ ً
                        ۡ      ۚ  ۡ ۡ   ۡ ِ ۡ      ۡ    ِِ
                     انٰـىَ لوم تنَ أ ٓ انحرٱو انَ ل رفغٱو اَّ نع فعٱو ۖۦهب انَ ل َ ةَ قاَ ط  َ ل ام َ
                                            َ َ ُ
                               َ َ
                     َ َ َ
                                                          َ
                                   َ َ
                                                     َ
                                                   ۡ
                                                        ۡ
                                                     ِ ۡ
                                                                ۡ
                                                ِ ٰ
                                            ﴾نيِ رفَ كلٱ موَ قلٱ ىَ لع نرصنٱَ ف
                                                            َ َ ُ
                                             َ
                     “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
                     kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan)
                     yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejaha-
                     tan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), ‘Ya Tuhan kami,
                     janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami
                     melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
                     bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Eng-
                     kau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tu-
                     han kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa
                     yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami,
                     ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelin-
                     dung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang
                     kafir.’”
               3.  Actuating
                  Actuating dimaknai dengan aksi, pelaksanaan, dan
                    aplikasi terhadap pekerjaan. Maksudnya, sesuatu yang
                  sudah direncanakan dengan baik, diorganisasikan, dan
                  dibagikan pekerjaan serta kewenangannya, langkah
        168
   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175