Page 180 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 180
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
ۡ
ۗ
ۡ
ۡ
ۡ
ٰ
ٍ ملَ ظب كُّ بر امو اهـيَ لعـف ءٓ اسَ أ نمو هسفـنلَ ف احلٰ ص لمع نَّ م﴿
ِ
ِ ِ ِ
ِ
َّ ِ
َ
َ َ ََ َ ََ َ َ
َ
ََ
ً َ َ
ۡ
ِ ِ ِ
﴾دي�علّ ل
َ
“Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk
dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosa nya)
menjadi tanggungan dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sama seka-
li tidak menzalimi hamba-hamba-(Nya).” (Fusshilat: 46)
ۡ ۡ
ۡ
ۡ
ۡ
ۡ
ۡ
ۡ
ۚ ۡ
اَ نإَ ف رُ كشي نمو َّ لل رُ كشٱ نَ أ َ ةمكلٱ نٰ مقُ ل انـيـتاء دَ قَ لو﴿
ِِ
ِ
ِ
َِّ
َ ََ
َ
َ َ
َ
َ َ َ
ۡ
ۡ
ِ ِ ِ
ِ
ِ
﴾ٌديح ِ نَ غ َّ للٱ َّ نإَ ف رَ فَ ك نمو ۦهسفـنل رُ كشي
َ ٌّ َ
َ
َ
َ ُ
ََ
“Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman,
yaitu, ‘Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur
(kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk di-
rinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka
sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.’” (Luqman: 12)
3. Harus bekerja secara optimal. Dalam konteks mana-
jemen, dalam melaksanakan pekerjaan harus total, be-
kerja secara adil, mengambil kebijakan yang berman-
faat, dan mengurangi risiko (mengambil risiko yang
sekecil-kecilnya). Dalam bahasa manajemen, dikenal
dengan istilah total manajemen. ۡ ۡ ۡ
ۡ
ۡ
ۡ
ۡ
ۡ
ىهـنـيو برُ قلٱ يذ يٓ اتيإو ِ نٰ سحِ لٱو لدعلٱب رمي َّ للٱ َّ نإ﴿
ِ
ِ
ِ
ِ
ِ
ٰ
ٰ َ َ َ َ
َ
ُُ َ َ
َ
ِٕ َ َ َ
ۡ ۡ ِ ۚ ۡ ۡ ۡ ِ ۡ ۡ
َّ
﴾َنورَّ كَ ذت مُ كلعَ ل مُ كُ ظعي ِ يغـ�لٱو ِ رَ كنملٱو ءٓ اشحَ فلٱ ِ نع
َ
َ
َ
َ
ُ َ
َ َ َ
ُ
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan ber-
buat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia
melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan
permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu
dapat mengambil pelajaran.” (An-Nahl: 90)
4. Bekerja secara efektif dan efisien yang memiliki daya
guna setinggi-tingginya. Ayat As-Sajdah: 7 ini mem-
berikan isyarat kepada manajer bahwa segala sesuatu
178

