Page 92 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 92
Bab 5 Anatomi Fisiologi Sistem Persyarafan 75
5.8 Sistem Saraf Tepi
System saraf tepi atau perifer terdiri atas semua neuron selain yang ada pada
otak dan medulla spinalis. System saraf tepi terdiri atas jaras serabut saraf
diantaranya system saraf tepid an semua struktur yang jauh di bagian-bagian
tubuh termasuk di dalam system saraf tepi adalah 12 pasang saraf kranial dan 31
pasng saraf spinal (Gerard, 2014).
Saraf yang menghantarkan impuls ke otak dan medulla spinalis disebut neuron
sensorik (aferen). Saraf yag menghantarkan impuls menjauhi otak dan medulla
spinalis disebut neuron motoric (eferen). Kebanyak saraf tercampur, memiliki
komponen sensorik dan motorik.
Menurut Sherwood, L. (2014), saraf tepi yang tersusun atas pleksus memiliki
nama spesifik. Terdapat tiga pleksus utama:
1. Pleksus servikalis, memberi inervasi otot dan kulit pada leher dan
bercabang untuk membentuk nervus frenikus yang menginervasi
diafragma.
2. Pleksus berkhialis, memberi inervasi otot dan kulit pada bahu, lengan,
ketiak, lengan bawah, dan tangan. Pleksus ini bercabang untuk
membentuk nervus ulnaris, radialais, dan mediates.
3. Pleksus lumbosacral, memberi impuls sensorik dan motoric pada otot
dan kulit perineum, daerah gluteal, paha, betis, dan kaki. Pleksus ini
bercabang banyak termasuk nervus pudensus, gluteus, femoris,
skiatikus, tibialis, dan fibularis komunis.
5.9 Saraf Spinal
Saraf spinal berkembang dari serabgkaian radiks saraf yang berkumpul di lateral
medulla spinalis. Tiapsaraf spinal terdiri atas radiks dorsalis (sensori) dan radiks
ventralis (motoric) yang bergabung mebentuk saraf spinal. Radiks dorsalis
berasal dari posterolateral medulla spinalis. Terdapat 31 pasang saraf spinal: 8
pasang saraf servikal, 12 pasang saraf terokal, 5 pasang saraf lumbal, 5 pasang
saraf sacral, dan 1 pasang saraf koksigel. Area spesifik resptor sensorik tiap
radiks dorsalia disebut sebagai dermatom sensoris (Sherwood, L. 2014).

