Page 95 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 95
78 Anatomi Fisiologi
sangat terintegrasi dan berinteraksi satu sama lain untuk mempertahankan
lingkungan dalam yang stabil. Tidak seperti neuron somatik, yang biasanya
merupakan neuron tunggal menghubungkan SSP ke otot atau kelenjar, SSA
memiliki dua rantai neuron menuju ke organ efektor. Ujung neuron pertama
terletak di SSP dan bersinaps dengan serabut saraf yang memiliki badan sel saraf
di dalam gangglion otonom. Akson neuron kedua (serabut postganglionik)
membawa impuls ke visera target. Pengecualian pada medula adrenal, yang
diinervasi langsung oleh serabut pereganglioner. Medula sebenarnya terdiri atas
neuron postganglionik yang menghasilkan epinefrin ke aliran darah selama
"deru adrenalin"(Blakck and Hawsk, 2014)
Sistem saraf simpatis mengoordinasi aktivitas untuk menangani stres dan
dirancang untuk aksi sebagai suatu kesatuan periode pendek. Neuron
praganglionik dari sistem saraf simpatis berasal dari medula spinalis melalui
radiks motorik (ventralis) saraf torakal dan dua saraf lumbal paling atas (T1 L2)
(Figur A&P 16-14) Akson preganglionik pendek sedangkan akson
postganglionik panjang.
Sistem saraf parasimpatis berhubungan dengan konservasi dan restorasi
cadangan energi dan dirancang untuk beraksi lokal dan terpisah untuk durasi
yang panjang. Serabut preganglioner berasal dari batang otak melalui saraf
reseptor: alpha, alpha, beta, beta, dan beta,. Sistem saraf parasimpatis memiliki
dua kelas reseptor, muskarinik dan nikotinik (Blakck and Hawsk, 2014)
Gambar 5.8: Sistem Saraf Otonom (Parasimpatik-Simpatik) (Nelson, 2015)

