Page 100 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 100
pengaruh dari pihak yang diperintah (Objek) terhadap pihak
pemerintah (Subjek).
Selain kontribusi dalam menjamin proses demokratisasi, di satu sisi,
media lokal juga membawa efek ambivalen karena kuatnya nilai
primordialisme dan keterdekatan sosiokultural – ekonomi pemodal
media dengan Stakeholder daerah yang menyebabkan media lokal juga
memiliki posisi dilematis, misalnya dalam peliputan pemilu lokal
Kandyawan, (2005. Syender (2003) dengan berbagai penelitiannya
bahkan menyimpulkan medial bisa mengobarkan kepentingan jangka
pendek, terutama karena pada masa awal demokratisasi bermedia
terjadi, suasana berpendapat bebas terjadi, media lebih mudah
didirikan, dan semuanya bisa menjadi alat bagi para maniak kekuasaan
untuk menaikkan posisinya (Haryanto, 2005; TIM LSPP, 2005 : 8).
Dengan kata lain, media daerah kadang-kadang gagal menjaga jarak
dan ikut larut secara emosional dengan dinamika kompetisi sosial
politik dan konflik di wilayahnya, akibatnya liputan menjadi kurang
berimbang. Disisi lain, tekanan pasar, baik yang berupa ketatnya
persaingan antar media maupun kehausan publik bawah terhadap
tuntutan sensasionalitas berita, sering memperkeruh proses dan wajah
liputan pers daerah Kandyawan, (2005).
b) Perkembangan Media Daerah
Dulu tak semua provinsi di Indonesia memiliki media massa.
Provinsi yang belum memiliki media massa merupakan cerminan
bahwa daerah tersebut termasuk tertinggal dalam berbagai hal, baik
secara ekonomi maupun intelektual. Kini hampir semua provinsi
memiliki media massa, kualitas media massa suatu daerah biasanya
mencerminkan kondisi dan karakter masyarakat daerah setempat. Pers
dan masyarakat suatu daerah memiliki hubungan timbal balik dan
saling pengaruh-mempengaruhi. Kita menyadari media massa sangat
penting perannya dalam kecepatan pembangunan daerah ini. Selain
sebagai sumber informasi, mencerdaskan dan mencerahkan
masyarakat, fungsi penting dan strategis media massa di daerah
menurut saya adalah menggalang partisipasi masyarakat. Aspek ini
menjadi penting karena kunci sukses pembangunan adalah partisipasi
masyarakat.
76

