Page 102 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 102
masyarakat. Kepercayaan masyarakat terhadap sebuah media massa
adalah taruhan apakah media massa tersebut berhasil merebut hati
pelanggan dan tetap eksis. Pers daerah pada masa Orde Lama dan juga
Orde Baru masih mewarisi sistem pengendalian dan pengawasan pers
yang menentukan karakter kebebasan pers sesuai dengan zaman dan
tuntutan kebutuhan pada masanya masing-masing. Pada era kolonial
belanda dan jepang “Izin Terbit” masih ditentukan dan diberikan oleh
pemerintah Belanda, Jepang dan juga pemerintah Orde Lama dan Orde
Baru. Pers daerah pada Era Reformasi ditandai dengan beberapa
karakter antara lain :
1) Pers daerah eksistensi dan Operasional tidak lagi tergantung “Hidup
atau Mati” pada “Izin Terbit” untuk media cetak.
2) Pengembangan Industri Pers daerah saat ini sifatnya terbuka bagi
investor luar daerah itu sendiri.
3) Pers daerah umumnya memiliki kemampuan untuk hidup dan
berkembang secara independen.
4) Pers daerah memiliki peluang yang terbuka luas untuk berkembang
pesat sebagai industri persuratkabaran.
5) Pers daerah mampu berperan sebagai sumber informasi lokal
daerahnya dan sekaligus dapat melaksanakan fungsi kontrol
sosialnya secara maksimal.
6) Pers daerah yang tadinya hanya mencakup media cetak kini
memiliki ranah cakupan media elektronik Tv dan Radio serta
multimedia.
7) Kebebasan pers bagi pers daerah masih sering mengalami
gangguan, ancaman, intervensi dan reduksi yang datangnya dari
berbagai pihak dan sifatnya merugikan pihak pers daerah dan
bahkan membawa korban jiwa.
8) Pers daerah di Era Reformasi mampu berkembang setara dengan
Pers Nasional sebagai komponen industri pers.
c) Kebangkitan Pers Daerah Sebagai Industri Media
Era Reformasi di Indonesia telah membawa perubahan yang
signifikan bagi kehidupan pers Daerah atau media lokal. Euforia
demokrasi dan pekik kebebasan pers yang terbebas dari belenggu
78

