Page 103 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 103
sensor, larangan, campur tangan dan intervensi dari mulai pemerintah,
parpol berkuasa, militer dan polisi dan dijamin oleh Undang-Undang
No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, telah memungkinkan kehidupan pers
nasional di Indonesia termasuk juga kehidupan Pers daerah untuk
berkembang sesuai dengan tuntutan kebutuhan, dinamika dan
perkembangan masyarakat dimana pers itu sendiri berada. Semangat
dan peluang pembangunan plus gema otoritas daerah di lebih dari 33
provinsi dan 400 Kota/Kabupaten seluruh Indonesia telah
memungkinkan tumbuh dan bangkitnya pers Daerah di Indonesia.
Dengan kata lain, semua provinsi dan kota atau kabupaten punya
peluang untuk memiliki media cetak, radio dan TV serta multimedia di
daerah mereka masing masing sesuai kebutuhan dan kondisi
daerahnya. Karena itu tidak heran jika semua provinsi di Indonesia
memiliki pers daerah dengan komponen surat kabar daerah, radio
daerah dan Televisi lokal. Situasi pers daerah yang demikian telah
memberi peluang kepada pengusaha tertentu untuk melakukan
investasi dan menjalankan bisnis industri media massa lokal. Tidak
mengherankan juga jika Kelompok Media Group Kompas, Kelompok
Media Grup Jawa Pos dan Kelompok Group Media Indonesia terus
melebarkan investasinya di Industri Pers atau media massa di berbagai
provinsi di Indonesia.
Kini Kelompok Media Group Kompas sudah memiliki jaringan pers
daerah seperti Tribun Kaltim di Samarinda/Balikpapan dan Tribun
Lampung. Jaringan Media Pers daerah lainnya dengan mudah dapat
identifikasi pada data pers Nasional 2010 yang diterbitkan oleh Dewan
Pers. Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah ternyata pers daerah juga
tumbuh dan berkembang seperti di Provinsi atau Daerah lainnya.
Harian umum Tabengan misalnya benar benar tampil sebagai media
lokal atau pers daerah yang kontennya memang mengandalkan
informasi di Provinsi Kalteng. Harian Umum Tabengan mampu
mengangkat beberapa isu lokal kalteng dengan tetap menghadirkan isu
nasional dengan persentase yang proporsional sebagai surat kabar
berkarakter pers daerah.
79

