Page 149 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 149
Waran memiliki karakteristik sebagai berikut :
1) Memiliki aturan yang sama tentang jumlah saham yang dapat
dibeli per waran.
2) Tercantum nama perusahaan yang menerbitkan waran. Dalam
kontrak, saham perusahaan yang akan dijual tidak melakukan
hubungan dalam kontrak tersebut. Perusahaan yang sahamnya
diperjualbelikan dalam kontrak menyetujui bahwa sahamnya akan
diperjual belikan dalam kontrak opsi. Namun, dalam kontrak
waran perusahaan yang sahamnya diperdagangkan adalah
merupakan perusahaan penerbit waran tersebut. Jadi, investor
dapat langsung berhubungan dengan perusahaan yang
mengeluarkan waran.
3) Jika terjadi perubahan kondisi perekonomian, harga saham yang
diberikan kepada pembeli hak waran, bisa dirubah.
4) Penetapan tanggal jatuh tempo, yakni pada saat hak waran akan
hilang. Meskipun pada kasus-kasus tertentu dapat terjadi
pengecualian jika hak yang diberikan bersifat continue.
Beda waran dan opsi, waran memiliki jangka waktu jatuh
tempo yang lebih lama, yakni antara lima bulan hingga 5 tahun,
bahkan ada waran yang tidak memiliki jangka waktu jatuh tempo,
yang disebut perpetual waran. Dalam kondisi tertentu waran dapat
dikatakan sebagai call opsi. Dimana pembeli waran memiliki hak
untuk membeli sejumlah saham tertentu dari perusahaan emiten, pada
harga tertentu, serta dalam jangka waktu dan tanggal tertentu.
Waran merupakan efek yang memiliki pesona tertentu yang
disebut dengan sweetener pada penawaran umum saham ataupun
obligasi. Dimana harga penawaran waran lebih rendah dari harga
pasar saham. Waran dapat langsung diperdagangkan jika saham
ataupun obligasi telah tercatat di bursa. Waran adalah opsi dimana
pemilik waran dapat melakukan penjualan atau tidak pada waktu
jatuh tempo terjadi. Waran dapat ditukar oleh pemilik waran paling
cepat 6 bulan setelah waran tersebut diterbitkan oleh emiten.
Karakteristik harga waran biasanya berfluktuasi.
125

