Page 155 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 155

BAB IV
                   PEMBENAHAN PERUSAHAAN DAERAH DALAM RANGKA
                                 PENERAPAN GOOD GOVERNANCE


                    Dalam  era  desentralisasi  dan  globalisasi  sekarang,  pemerintahan  dan
               masyarakat di daerah menghadapi tantangan dan masalah serta peluang yang
               unik.  Untuk  pemecahan  masalah  dan  pemanfaatan  peluang  tersebut  tidak
               dapat dilakukan dengan kebijakan yang sama dan berlaku umum dari tingkat
               pusat.  Tetapi  kebijakan  dan  strategi  yang  dikembangkan  haruslah  sesuai
               dengan  potensi  dan  kondisi  lokal.  Dengan  kata  lain,    pemerintah  dan
               masyarakat  di  daerah  mesti  mengembangkan  kebijakan  dan  strategi
               pembangunan  daerah  melalui  proses  kolaborasi  dengan  berbagai  unsur
               masyarakat didaerah termasuk perusahaan daerah dengan mengedepankan visi
               menuju kesejahteraan rakyat daerah. Oleh karena itu, kegiatan pembangunan
               di daerah hendaknya menggunakan sumber daya lokal, termasuk sumber daya
               alam, sumber daya manusia, dan nilai-nilai budaya setempat.

                    Perusahaan  daerah  merupakan  unit  pendukung  utama  perekonomian
               daerah.  Sebagai  sebuah  unit  usaha  perusahaan  daerah  harus  didorong  agar
               memiliki motivasi untuk berkembang dan memiliki banyak unit kegiatan yang
               merupakan  unit-unit  usaha  yang  berdiri  sendiri  (independent),  atau
               berkembang dalam  suatu  bagian  yang hanya sebagai  pelaksana keputusan-
               keputusan  “Kantor  Pusat”  (sentralisasi  usaha).  Model  apapun  yang  akan
               dipilih  oleh  perusahaan  daerah  yang  terpenting  dapat  menghasilkan  profit
               yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah menuju kesejahteraan
               rakyat daerah.

                    Untuk mencapai tujuan tersebut suatu perusahaan daerah dituntut  untuk
               mampu menghadapi berbagai permasalahan termasuk kesulitan dalam bidang
               pengendalian  usahanya,  misalnya  di  bidang  sumber  daya  manusia  dengan
               keahlian    rendah   dan    kurang    profesional   hingga   menyebabkan
               produktivitasnya  rendah  dan  organisasi  yang  tidak  sesuai  dengan  karakter
               usaha yang dijalaninya, atau jumlah karyawan terlalu banyak hingga lamban
               dalam pengambilan keputusan organisasi. Sementara dalam era bisnis saat ini
               perusahaan dituntut, trade-off antara kecepatan pengambilan keputusan dan
               pengendalian.  Adanya  persoalan-persoalan  tersebut  menuntut  perusahaan
               daerah untuk melakukan restrukturisasi.



                                                   131
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160