Page 350 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 350

1.  Pengertian Manajemen Risiko

                    Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam
               mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian
               aktivitas manusia termasuk : Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk
               mengelolanya       dan     mitigasi    risiko     dengan     menggunakan
               pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya (Wikipedia).

                    Beberapa ahli seperti Djohanputro (2008), mengartikan manajemen risiko
               merupakan  proses  terstruktur  dan  sistematis  dalam  mengidentifikasi,
               mengukur,  memetakan,  mengembangkan  alternatif  penanganan  risiko,  dan
               memonitor dan mengendalikan penanganan risiko.


                    Menurut  Nosworthy,  2000:600:  Implementation  of  measures  aimed  at
               reducing the likelihood of those threats occurring and minimising any damage
               if they do; Risk analysis and risk control form the basis of risk management
               where risk control is the application of suitable controls to gain a balance
               between  security,  usability  and  cost.  (“identifikasi  dari  ancaman  dan
               implementasi tersebut dan memanimalisasi setiap kerusakan”. “Analisa risiko
               dan  pengontrolan  risiko  membentuk  dasar  manajemen  risiko  dimana
               pengontrolan  risiko  adalah  aplikasi  dari  pengelolaan  yang  cocok  untuk
               mencegah keseimbangan antara keamanan, penggunaan dan biaya.”).


                    Menurut  Clough  and  Sears  (1994)  Manajemen  risiko  didefinisikan
               sebagai  suatu  pendekatan  yang  komprehensif  untuk  menangani  semua
               kejadian  yang  menimbulkan  kerugian.  Sedangkan  Smith  (1990)
               mendefinisikan  manajemen  risiko  sebagai  proses  identifikasi,  pengukuran,
               dan  kontrol  keuangan  dari  sebuah  risiko  yang  mengancam  aset  dan
               penghasilan  dari  sebuah  perusahaan  atau  proyek  yang  dapat  menimbulkan
               kerusakan atau kerugian pada perusahaan tersebut. Sedangkan  William, et.al.,
               1995,  p.27  berpendapat  bahwa  Manajemen  risiko  juga  merupakan  suatu
               aplikasi  dari  manajemen  umum  yang  mencoba  untuk  mengidentifikasi,
               mengukur, dan menangani sebab dan akibat dari ketidakpastian pada sebuah
               organisasi.  Berbeda  dengan  William,  Dorfman  Dorfman  (1998;9)  lebih
               menekankan manajemen risiko dikatakan sebagai suatu proses logis dalam
               usahanya untuk memahami eksposur terhadap suatu kerugian.







                                                   326
   345   346   347   348   349   350   351   352   353   354   355