Page 44 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 44

2) Perusahaan  Perseroan  Daerah  setelah  ditetapkan  dengan  Perda
                      sebagaimana dimaksud dalam Pasal 331 Ayat (2), pembentukan badan
                      hukumnya  dilakukan  berdasarkan  ketentuan  peraturan  Perundang-
                      undangan mengenai perseroan terbatas.
                    3) Dalam hal pemegang saham Perusahaan Perseroan Daerah terdiri atas
                      beberapa  Daerah  dan  bukan  Daerah,  salah  satu  Daerah  merupakan
                      pemegang saham mayoritas.

               Pasal 340

                    1) Organ perusahaan Perseroan Daerah terdiri atas rapat umum pemegang
                      saham, direksi dan komisaris.
                    2) ketentuan lebih lanjut mengenai organ perusahaan perseroan Daerah
                      diatur dalam peraturan pemerintah.


               Pasal 341

                    1) Perusahaan  Perseroan  Daerah  dapat  membentuk  anak  perusahaan
                      dan/atau memiliki saham pada perusahaan lain
                    2) Pembentukan anak perusahaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
                      didasarkan atas analisa kelayakan investasi oleh analis investasi yang
                      profesional dan independen.

               Pasal 342

                    1) Perusahaan Perseroan Daerah dapat dibubarkan.
                    2) Kekayaan  Daerah  hasil  pembubaran  perusahaan  perseroan  daerah
                       yang menjadi hak daerah dikembalikan kepada daerah.
                    3) Ketentuan lebih lanjut  mengenai  pembubaran perusahaan perseroan
                       Daerah diatur dalam Peraturan Pemerintah.

                    Bagian keempat UU Nomor 23 tahun 2014 berbicara tentang Perusahaan
               Perseroan Daerah. Bagian ini meliputi :


               Pasal 343

                    1) Pengelolaan BUMD paling sedikit harus memenuhi unsur : a. tata cara
                      penyertaan modal; b. organ dan kepegawaian; c. tata cara evaluasi; d.
                      tata  kelola  perusahaan  yang  baik;  e.  perencanaan,  pelaporan,
                      pembinaan,  pengawasan;  f.  kerjasama;  g.  Penggunaan  laba;  h.



                                                   27
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49