Page 39 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 39

1.  Landasan Hukum dan Pengaturan Mengenai BUMD
               1.1. Perkembangan Pengaturan BUMD
                    Otonomi Daerah telah memberikan nuansa baru dalam penyelenggaraan
               pemerintahan di daerah, diantaranya :
               a)  Berusaha menarik investor untuk menanamkan investasinya;
               b)  Menyusun  Peraturan  Daerah  sebagai  dasar  legitimasi  untuk  menarik
                    berbagai iuran sehingga PAD meningkat;
               c)  Membentuk BUMD
                    Semangat  otonomi  daerah  mendorong  gairah  Pemerintah  Daerah
               terutama daerah-daerah kaya untuk mendirikan BUMD, atau dengan kata lain
               otonomi daerah memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah untuk berbisnis.
               Keberadaan perusahaan daerah atau BUMD tidak terlepas dari perkembangan
               kebijakan terkait dengan BUMN. Berbeda dengan BUMN yang definisinya
               telah  ditetapkan  Undang-undang  Nomor  19  Tahun  2003  tentang  BUMN,
               istilah BUMD baru dikenal dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3
               Tahun  1998  tentang  Bentuk  Hukum  BUMD,  dan  tertuang  dalam  Undang-
               Undang Nomor 22 Tahun 1999 sebagaimana telah dicabut dengan Undang-
               Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, dan diperkuat
               oleh UU No. 23 Tahun 2014

                    Dalam  perkembangannya,  Pemerintah  melakukan  peninjauan  kembali
               beberapa  produk-produk  legislatif  yang  berbentuk  undang-undang  dan
               peraturan  pemerintah  pengganti  undang-undang,  sebagaimana  yang
               ditentukan  dalam  Ketetapan  Majelis  Permusyawaratan  Rakyat  Sementara
               Nomor XIX/MPRS/1966 tertanggal 5 Juli 1966 tentang Peninjauan Kembali
               Produk-Produk  Legislatif Negara Diluar Produk MPRS  yang Tidak Sesuai
               Dengan     Undang-Undang       Dasar   1945     dan   Ketetapan     Majelis
               Permusyawaratan Rakyat  Sementara Nomor XXXIX/MPRS/1968 tertanggal
               27  Maret  1968  tentang  Pelaksanaan  Ketetapan  Majelis  Permusyawaratan
               Rakyat Sementara Nomor XIX/MPRS/1966.

                    Dari  hasil  peninjauan  tersebut  direkomendasikan  pencabutan  beberapa
               peraturan  perundang-undangan,  termasuk  diantaranya  Undang-Undang
               Nomor 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah. Undang-Undang Nomor 5
               Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah secara Yuridis  formal sudah tidak
               berlaku  setelah  terbit  UU  No.  23  Tahun  2014.  Oleh  karena  itu,  Undang-
               Undang Nomor 5 Tahun 1962 dalam implementasinya sudah tidak relevan dan




                                                   22
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44