Page 76 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 76
Triliun. Adapun pada 2014, produksi perikanan tangkap 6,21 juta ton
dengan nilai Rp. 108,5 Triliun, pada 2013 produksinya 5,86 juta ton
dengan nilainya Rp 85, 1 triliun, dan produksi 2012 hanya 5,84 Juta ton
dengan nilai Rp. 79,3 Triliun.
Meskipun demikian ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh
perusahaan daerah guna keberlanjutan perikanan tangkap sebagaimana
diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan
Pasal 3 yang mengamanatkan agar pemanfaatan sumber daya kelautan
dilakukan secara berkelanjutan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan
bagi generasi sekarang tanpa mengorbankan kepentingan generasi
mendatang dan pada Pasal 59 mengarahkan agar pemanfaatan sumber
daya kelautan ini dilakukan dengan mengedepankan penegakan
kedaulatan dan hukum di perairan Indonesia, dasar laut, dan tanah
dibawahnya.
Adapun hambatan yang dihadapi perusahaan daerah dalam
memperluas usaha di bidang perikanan meliputi :
a) Ketersediaan modal. Tingginya bunga pinjaman yang ditetapkan
bank Indonesia
b) Banyaknya regulasi yang dibuat pemerintah daerah
c) Keterbatasan pasar yang dipahami para pengusaha di daerah
d) Tidak memiliki gudang pendingin untuk menyimpan ikan.
Sedangkan Peluang adalah :
a) Peningkatan jumlah penduduk dunia, mendorong permintaan
terhadap produk-produk kelautan dan perikanan terus mengalami
peningkatan.
b) Kesadaran manusia terhadap produk perikanan sebagai makanan
yang sehat untuk dikonsumsi yang memiliki nilai gizi yang tinggi,
rendah kolesterol dan mengandung asam lemak tak jenuh omega
3 yang dapat meningkatkan kecerdasan.
c) Banyaknya industri farmasi, kosmetika dan makanan serta
minuman yang menggunakan bahan baku biota laut.
57

