Page 77 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 77
5) Pertambangan
Indonesia juga memiliki potensi pertambangan dalam jumlah besar.
Potensi hasil tambang di Indonesia meliputi gas alam, minyak bumi, batu
bara, emas, tembaga, nikel dan timah hitam.
6) Peternakan
Di sektor peternakan, daerah-daerah di Indonesia menghasilkan
ternak sapi potong, kerbau, kuda, kambing, domba, ayam buras, ayam
pedaging, ayam petelur, dan itik. Bentangan alam di Indonesia sangat
cocok untuk berusaha di bidang bisnis peternakan. Luas daratan dan
banyaknya padang savana dan sungai besar sangat mendukung kegiatan
peternakan. Kondisi cuaca lembab dan tropis sangat mendukung kegiatan
usaha peternakan, yang didukung curah hujan yang stabil, matahari yang
terus bersinar sepanjang tahun membuat usaha peternakan sangat cocok
di Indonesia.
Data yang dirilis outlook Komoditas Daging Sapi 2015 menunjukkan
perkembangan produksi daging sapi di Indonesia pada periode Tahun
1984-2015 secara umum cenderung meningkat rata-rata sebesar 2,68%
per tahun. Produksi daging sapi tahun 2012 hingga 2014 mengalami
penurunan dari Rp. 508,91 ribu ton turun menjadi Rp. 497,67 ribu ton.
Hal ini karena daya beli masyarakat menurun yang disebabkan tingginya
harga daging sapi per kilonya yang mencapai Rp. 99.332. Tahun 2015
(angka sementara) produksi daging sapi naik sebesar 523,93 ribu ton dan
populasi naik 5,21% dari tahun 2014 atau sebesar 15,49 juta ton, namun
harga daging sapi tetap saja merambah naik hingga mencapai Rp.
104.328.
Kenaikan harga daging sapi yang terjadi saat itu menurut Pusat Data
dan Sistem Informasi Pertanian sebagai akibat dari ketidakseimbangan
antara jumlah produksi daging sapi dengan tingginya permintaan
masyarakat terhadap daging sapi. Selain persoalan tersebut ada beberapa
persoalan yang menjadi hambatan yakni, distribusi/transportasi sapi dari
sentra produksi ke konsumen, baik menyangkut persoalan transportasi
kapal antar pulau maupun transportasi darat ikut memicu kenaikan harga
58

