Page 78 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 78

daging sapi. Untuk mengatasi persoalan kekurangan daging sapi tersebut
                    pemerintah Indonesia kemudian melakukan impor daging sapi.

                        Diduga kondisi kekurangan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan
                    masyarakat masih terjadi hingga tahun 2018. Dimana laju pertumbuhan
                    penduduk lebih besar dari pertumbuhan produk daging sapi, hal ini terjadi
                    akibat  dari  pemerintah  dan  pengusaha  dalam  negeri  belum  mampu
                    memenuhi  kebutuhan  konsumsi  daging  sapi  nasional.  Hal  ini  akan
                    menyebabkan terjadinya defisit daging sapi hingga tahun 2018. Prediksi
                    produksi pada tahun 2019 sebesar 666,69 ribu ton diharapkan akan terjadi
                    surplus pengadaan daging sapi sebesar 23,93 ribu ton.

                        Kondisi  peternakan  di  Indonesia  tersebut  disebabkan  belum
                    banyaknya  pengusaha  yang  berminat  untuk  berbisnis  di  bidang
                    peternakan, hal ini disebabkan moralitas birokrat daerah yang cenderung
                    mempersulit bisnis tersebut. Selain persoalan tersebut banyaknya mafia
                    di hilir membuat para pengusaha sapi mengalami kerugian.

                        Selain  itu  perhatian  pemerintah  yang  minim  dalam  mendukung
                    perkembangan  bisnis  peternakan,  terutama  dalam  mengatasi  monopoli
                    para  mafia  sapi  di  hilir  maupun  kondisi  para  peternak  sapi  di  hulu.
                    Pemerintah  cenderung  melaksanakan  kebijakan  pengimporan,  yang
                    memang  dapat  mengatasi  permasalahan  kekurangan  pasokan  yang
                    membuat  Indonesia  ketergantungan  pada  impor.  Padahal  luas  wilayah
                    Indonesia  dan  kondisi  wilayah  yang  sangat  baik  untuk  peternakan
                    seharusnya dapat menjadikan Indonesia tidak hanya memproduksi ternak
                    dalam  memenuhi  kebutuhan  dalam  negeri  tetapi  juga  dapat
                    memproduksinya untuk kepentingan ekspor.

















                                                   59
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83