Page 6 - i Kadek Agus Pratistha emodul
P. 6
6
Sementara itu muncul pula fauna laut yang sudah mirip seperti saat ini yaitu berbagai
jenis ikan dan mollusca. Sedangkan tumbuhan berbunga dan rumput terus mengalami
fariasi seperti semak belukar, rumput ilalang dan jenis-jenis tumbuhan merambat
lainnya.
(b) Zaman Kuartier
Dengan perubahan cuaca global yang lambat namun pasti, perkembangan bumi ini
mulai pada kondisi stabil. Iklim dan cuaca mulai bersahabat dengan makhuk hidup di
lingkungannya. Kepunahan dan kemunculan hewan dan tumbuhan mulai silih berganti.
Pada zaman kuartier ini merupakan zaman yang amat penting dalam kehidupan
manusia, karena pada zaman inilah diperkirakan munculnya awal manusia. Berlangsung
sekitar 3 juta tahun yang lalu. Zaman kuartier terdiri dari dua kurun waktu atau biasa di
sebut dengan “Kala”, yaitu kala plestosen dan kala holosen.
Kala Plestosen
Kala plestosen dimulai sekitar 600.000 tahun yang lalu. Pada masa ini telah terjadi
masa glasial (zaman es) sebanyak lima kali. Sebagian besar Benua Eropa bagian
Utara, Amerika bagian Utara dan Asia bagian Utara ditutupi es. Bagitu pula
Pegunungan Alpen dan Himalaya. Jenis jenis flora dan fauna pada kala plestosen
sudah mirip dengan zaman sekarang ini. Pada masa inilah di perkirakan manusia
pithecanthropus erectus muncul. Dengan perjuangan melawan kerasnya alam,
manusia ini mampu bertahan dan beradaptasi dengan lingkungannya.
Kala Holosen
Kala holosen dimulai sekitar 200.000 tahun yang lalu. Pada masa ini manusia
sudah seperti zaman sekarang ini. mereka sudah mengenal alat dan bercocok
tanam untuk mempertahankan hidupnya. Interaksi sosial, keadaan
masyarakatnya jauh lebih sempurna di bandingkan zaman plestosen. Dari sinilah
munculnya peradapan dan kebudayaan yang tinggi pada kawasan-kawasan
tertentu.

