Page 8 - i Kadek Agus Pratistha emodul
P. 8

8



               Temuan  sejenis  ditemukan  di  Awang  Bangkal  (Kalimantan  Timur),  di  Parigi  dan

                Tambangsawah (Bengkulu), di Lahat, Kalianda (Sumatra Selatan),  di Maumere (Flores),
                di  Cabbenge  (Sulawesi  Selatan),  di  Jampang  Kulon  (Sukabumi)  dan  di  Sembiran

                Trunyam (Bali).


               (b) Zaman Batu Tengah (Mesolitikum)
               Mesolithikum  berasal  dari kata “meso” yang artinya tengah,  dan “lithos”  yang  artinya

                batu.  Jadi  zaman  mesolithikumartinya  zaman  batu  tengah.  Hasil  kebudayaan  pada

                zaman  batu  tengah  ini  sedikit  lebih  maju  di  bandingkan  zaman  paleolithikum.  Pada
                zaman  ini  manusia  sudah  mulai  ada  yang  hidup  menetap.  Hal  ini  dapat  dibuktikan

                dengan  hasil  peninggalan  manusia  berupa  kebudayaan  kjokkenmoddinger  dan
                kebudayaan abris sous roche.

               Kjokkenmoddinger berasal dari kata “kjokken” yang artinya dapur dan “modding” yang

                artinya sampah. Jadi kjokkenmoddinger merupakan timbunan sampah dari hasil sisa-
                sisa makanan berupa kulit kerang dan siput. Kjokkenmoddinger ini banyak di temukan

                di  sepanjang  pantai  Sumatra.  Selain  itu  juga  ditemukan  kapak  pendek,  sejenis  batu

                pipisan  atau  batu  penggiling  dan  kapak  genggam  yang  bentuknya  lebih  halus.  Hasil
                pembuatannnya  mengalami  sudah  berbeda  dengan  kapak  genggam  pada  masa

                paleolithikum. Kapak ini di sebut dengan istilah pebble atau kapak Sumatra.

               Abris sous roche berasal dari kata “abris” yang artinya tinggal, “sous” artinya dalam dan
                “roche”  yang  artinya  gua.  Jadi  kebudayaan  abris  sous  roche  adalah  budaya  tempat

                tinggal manusia pra aksara yang menempati gua-gua dataran tinggi untuk melindungi

                diri dari cuaca dan serangan hewan. Alat-lat yang di temukan berupa mata panah, flakes,
                batu pipisan, serta alat-lat dari tulang dan tanduk rusa. Kabudayaan Abris sous roche ini

                banyak di temukan di Sulawesi Selatan, Bojonegoro dan Besuki.


               (c)     Zaman Batu Muda (Neolitikum)

               Nesolithikum berasal dari kata “neo” yang artinya baru, dan “lithos” yang artinya batu.

                Jadi  zaman  neolithikumartinya  zaman  batu  muda.  Zaman  batu  muda/neolitikum  ini

                merupakan  revolusi  pada  masa  pra  aksara. Telah  terjadi  perubahan  yang  mendasar
                pada corak kehidupan dan cara bertempat tinggal maupun peralatan hidupnya.
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13