Page 181 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 181

yang terakhir?' kata George.


               'Satu dipecat, satu mati, satu ingatannya hilang dan satu terkunci dalam sebuah
               koper selama sembilan bulan,' kata Harry sambil menghitung mereka dengan
               jari-jarinya. 'Yeah, aku tahu maksudmu.'


               'Ada apa denganmu, Ron?' tanya Fred.


               Ron tidak menjawab. Harry melihat berkeliling. Ron sedang berdiri tidak
               bergerak dengan mulut agak terbuka, menganga memandangi suratnya dari
               Hogwarts.


               'Ada apa sih?' kata Fred dengan tidak sabar, sambil bergerak mengitari Ron
               untuk melihat perkamen itu melalui bahunya.


               Mulut Fred juga jadi terbuka.


               'Prefek?' katanya sambil menatap surat itu dengan tidak percaya. 'Prefek?'


               George melompat maju, menyambar amplop dari tangan Ron yang lain dan
               membalikkannya. Harry melihat sesuatu yang berwarna merah tua dan emas
               jatuh ke telapak tangan George.


               'Tidak mungkin,' kata George dengan suara kecil.


               'Ada kesalahan,' kata Fred sambil menyambar surat itu dari genggaman Ron dan
               memegangnya ke lampu seolah-olah mencari tanda air. 'Tak seorangpun yang
               waras akan menjadikan Ron prefek.'


               Kepala si kembar berpaling serempak dan keduanya menatap Harry.


               'Kami pikir sudah pasti kau!' kata Fred, dengan nada yang menuduh Harry telah
               menipu mereka dengan suatu cara.

               'Kami pikir Dumbledore pasti memilihmu!' kata George tidak percaya.


               'Memenangkan Triwizard dan segalanya!' kata Fred.


               'Kukita semua hal gila itu dihitung melawannya,' kata George kepada Fred.


               'Yeah,' kata Fred pelan-pelan. 'Yeah, kau telah menyebabkan terlalu banyak
   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186