Page 178 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 178
'Kau jangan merasa bersalah!' kata Hermione dengan tegas, setelah Harry
menceritakan sebagian perasaannya kepada dia dan Ron selagi mereka
menggosok sebuah lemari berjamur di lantai ketiga beberapa hari kemudian.
'Hogwarts adalah tempatmu berada dan Sirius tahu itu. Secara pribadi, kukira dia
hanya bersikap egois.'
'Itu agak keras, Hermione,' kata Ron sambil merengut selagi dia mencoba
melepaskan sedikit jamur yang telah melekat dengan kuat ke jarinya, 'kau tidak
akan mau terperangkap di dalam rumah ini tanpa teman apapun.'
'Dia akan punya teman!' kata Hermione. 'Ini adalah Markas Besar Order of
Phoenix, bukan begitu? Dia hanya mengharap terlalu tinggi bahwa Harry akan
datang tinggal di sini bersamanya.'
'Kukira itu benar,' kata Harry sambil meremas pakaiannya. 'Dia tidak mau
memberiku jawaban langsung ketika aku bertanya kepadanya apakah aku bisa.'
'Dia hanya tidak ingin berharap terlalu tinggi,' kata Hermione dengan bijaksana.
'Dan dia sendiri mungkin merasa sedikit bersalah, karena kukira sebagian dari
dirinya sebenarnya berharap kau akan dikeluarkan. Dengan begitu kalian berdua
akan jadi orang buangan bersama-sama.'
'Hentikan itu!' kata Harry dan Ron bersamaan, tetapi Hermione hanya
mengangkat bahu.
'Terserah kalian. Tapi terkadang kupikir ibu Ron benar dan Sirius jadi bingung
apakah kau itu kau atau ayahmu, Harry.'
'Jadi menurutmu dia agak kurang waras?' tanya Harry dengan panas.
'Tidak, aku hanya mengira dia telah sangat kesepian untuk waktu yang lama,'
kata Hermione.
Pada saat ini, Mrs Weasley memasuki kamar tidur.
'Masih belum selesai?' katanya sambil menjulurkan kepala ke dalam lemari.
'Kukira Ibu datang ke sini untuk menyuruh kami beristirahat!' kata Ron dengan
getir. 'Tahukah Ibu berapa banyak jamur yang telah kami enyahkan sejak kami

