Page 225 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 225
-- BAB SEBELAS --
Lagu Baru Topi Seleksi
Harry tidak mau memberitahu yang lain bahwa dia dan Luna mendapatkan
halusinasi yang sama, kalau memang begitu, jadi dia tidak mengatakan apa-apa
lagi mengenai kuda-kida itu ketika dia duduk di dalam kereta dan membanting
pintu di belakangnya.
Walaupun begitu, dia tidak bisa tidak memperhatikan siluet kuda-kuda itu
bergerak di balik jendela.
'Apakah semua orang melihat wanita Grubbly-Plank itu?' tanya Ginny. 'Apa
yang dilakukannya di belakang sini? Hagrid tidak mungkin pergi, benar 'kan?'
'Aku akan senang kalau dia pergi,' kata Luna, 'dia bukan guru yang sangat baik,
bukankah begitu?'
'Dia guru yang baik!' kata Harry, Ron dan Ginny dengan marah.
Harry melolot kepada Hermione. Dia berdehem dan cepat-cepat berkata, 'Erm ...
ya
... dia sangat bagus.'
'Well, kami di Ravenclaw menganggap dia seperti lelucon,' kata Luna tak
bergeming.
'Kalau begitu kalian punya selera humor sampah,' sambar Ron, ketika roda-roda
di bawah mereka berkeriut mulai bergerak.
Luna tidak tampak terganggu oleh kekasaran Ron; sebaliknya, dia hanya
mengamati Ron selama beberapa saat seakan-akan dia adalah program televisi
agak menarik.
Sambil berderak dan berayun, kereta-kereta itu bergerak dalam bentuk barisan
ke jalan. Ketika mereka melewati pilar-pilar batu tinggi yang puncaknya babi
hutan bersayap di kedua sisi gerbang menuju halaman sekolah, Harry
mencondongkan badan ke depan untuk mencoba melihat apakah ada cahaya di

