Page 229 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 229

Dengung pembicaraan di Aula Besar menghilang. Kelas satu berbaris di depan

               meja guru menghadap ke murid-murid yang lain, dan Profesor McGonagall
               menempatkan bangku itu dengan hati-hati di depan mereka, lalu berdiri di
               belakang.


               Wajah-wajah para murid kelas satu berkilau pucat dalam cahaya lilin. Seorang
               anak lelaki kecil di tengah barisan tampak seperti gemetaran. Harry teringat,
               sekilas lalu, betapa takutnya dia ketika dia berdiri di sana, menunggu ujian yang
               tak diketahui yang akan menentukan di asrama mana dia tinggal.


               Seluruh sekolah menunggu dengan napas tertahan. Lalu sobekan dekat pinggir
               topi membuka lebar seperti mulut dan Topi Seleksi menyanyi:


                                        • Di masa dulu waktu aku masih baru

                                            • Dan Hogwarts baru didirikan


                                           • Para pendiri sekolah mulia kita


                                         • Berpikir takkan pernah dipisahkan:


                                         • Disatukan oleh tujuan yang serupa,


                                          • Mereka punya hasrat yang sama,


                                    • 'Tuk membuat sekolah sihir terbaik di dunia

                                           • Dan menurunkan ajaran mereka


                                  • 'Bersama kita akan membangun dan mengajar!'


                                        • Keempat teman baik itu memutuskan


                                    • Dan tak pernah mereka mimpi kalau mereka


                                          • Suatu hari akan dapat dipisahkan


                                            • Karena adakah teman seperti


                                       • Slytherin dan Griffindor di mana pun?
   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234