Page 285 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 285
'Oh, ya, akan kulakukan,' kata Hermione dengan suram. 'Aku tak bisa
menghentikan kalian makan benda-benda bodoh itu sendiri, tapi kau tidak akan
memberikannya kepada para murid kelas satu.'
Fred dan George terlihat seperti disambar petir. Jelaslah sejauh menyangkut
mereka, ancaman Hermione melewati batas keberanian mereka. Dengan
pandangan mengancam terakhir kepada mereka, dia menyodorkan papan
penjepit kertas Fred dan kantong Manisan kembali ke lengannya, dan berjalan
kembali ke kursinya di sisi perapian.
Ron sekarang begitu rendah dalam kursinya sehingga hidungnya hampir sama
rendahnya dengan lututnya.
'Terima kasih atas dukunganmu, Ron,' Hermione berkata dengan masam.
'Kau menanganinya dengan baik sendiri,' Ron bergumam.
Hermione menatap ke potongan perkamennya yang kosong selama beberapa
detik, lalu berkata dengan tidak tenang, 'Oh, tidak bisa, aku tidak bisa
berkonsentrasi sekarang. Aku akan pergi tidur.'
Dia merenggut buka tasnya; Harry mengira dia akan menyimpan buku-bukunya,
tetapi dia malah menarik keluar dua benda dari wol yang bentuknya tidak
beraturan, menempatkan mereka dengan hati-hati di atas sebuah meja di sisi
perapian, menutupinya dengan beberapa potongan perkamen yang digumpalkan
dan sebuah pena bulu rusak dan berdiri untuk mengagumi akibatnya.
'Demi nama Merlin apa yang sedang kau lakukan?' kata Ron sambil
mengamatinya seolah-olah mengkhawatirkan kewarasannya.
'Itu adalah topi untuk para peri-rumah,' katanya cepat, sekarang dia sedang
menjejalkan buku-bukunya kembali ke dalam tasnya. 'Aku mengerjakannya
musim panas lalu. Aku benar-benar perajut yang lamban tanpa sihir tetapi
sekarang setelah aku kembali ke sekolah seharusnya aku bisa membuat lebih
banyak lagi.'
'Kau meninggalkan topi untuk para peri-rumah?' kat Ron lambat-lambat. 'Dan
kau menutupinya dengan sampah dulu?'
'Ya,' kata Hermione menantang, sambil mengayunkan tasnya ke punggungnya.

