Page 286 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 286
'Itu tidak adil,' kata Ron dengan marah. 'Kau mencoba memperdaya mereka
untuk memungut topi-topi itu. Kau membebaskan mereka padahal mereka
mungkin tidak ingin bebas.'
'Tentu saja mereka ingin bebas!' kata Hermione seketika, walaupun wajahnya
berubah warna menjadi merah muda. 'Jangan berani-berani menyentuh topi-topi
itu, Ron!'
Dia berbalik dan pergi. Ron menunggu sampai dia menghilang melalui pintu ke
kamar asrama anak perempuan, lalu membersihkan sampah dari topi-topi wol
itu.
'Setidaknya mereka seharusnya melihat apa yang mereka pungut,' katanya
dengan tegas. 'Lagipula ...' dia menggulung perkamen yang telah ditulisnya
dengan judul esai Snape, 'tak ada gunanya mencoba menyelesaikan ini sekarang,
aku tidak bisa melakukannya tanpa Hermione, aku tak punya petunjuk
sedikitpun apa yang harus kau lakukan dengan batu bulan, bagaimana
denganmu?'
Harry menggelengkan kepalanya, sambil memperhatikan bahwa ketika dia
berbuat begitu rasa sakit di pelipis kanannya semakin buruk. Dia memikirkan
esai panjang mengenai perang para raksasa dan rasa sakit itu menusuknya
dengan tajam. Tahu benar bahwa ketika pagi tibam, dia akan menyesal tidak
menyelesaikan pekerjaan rumahnya malam itu, dia menumpukkan buku-
bukunya kembali ke dalam tasnya.
'Aku juga akan tidur.'
Dia melewati Seamus dalam perjalanan ke pintu yang menuju ke kamar asrama,
tetapi dia tidak memandangnya. Harry mendapatkan kesan singkat bahwa
Seamus telah membuka mulutnya untuk berbicara, tetapi dia bergegas dan
mencapai ketenangan yang menyejukkan dari tangga spiral tanpa harus
mengalami provokasi lagi.
*
Hari berikutnya diawali sama kelam dan berhujan seperti yang sebelumnya.
Hagrid masih absen dari meja guru pada saat makan pagi.
'Tapi di sisi baiknya, tidak ada Snape hari ini,' kata Ron menguatkan.

