Page 459 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 459

'Kenapa, kukira Anda mungkin bersyukur atas sedikit kekuasaan tambahan.'


               Harry tidak akan terkejut melihat bunga-bunga api beterbangan dari lubang
               hidung Profesor McGonagall.


               'Yang Anda kira salah,' katanya, sambil memalingkan punggungnya kepada
               Umbridge.


               'Sekarang, kalian berdua sebaiknya mendengarkan dengan seksama. Aku tidak
               peduli provokasi apa yang dilakukan Malfoy kepada kalian, aku tidak peduli
               kalaupun dia menghina setiap anggota keluarga yang kalian miliki, perilaku
               kalian menjijikkan dan aku akan memberikan masing-masing dari kalian detensi
               seminggu! Jangan memandangku seperti itu, Potter, kau pantas

               mendapatkannya! Dan kalau salah satu dari kalian pernah --'

               'Hem, hem.'


               Profesor McGonagall menutup matanya seolah-olah berdoa untuk kesabaran
               selagi dia memalingkan wajahnya menghadap Profesor Umbridge lagi.


               'Ya?'


               'Kukira mereka pantas mendapatkan lebih dari detensi,' kata Umbridge, sambil
               tersenyum lebih lebar lagi.


               Mata Profesor McGonagall terbuka lebar.


               'Tetapi sayang,' katanya, dengan usaha tersenyum balik yang membuatnya
               terlihat seolah-olah rahangnya terkunci, 'yang kupikirkan adalah yang berarti,
               karena mereka ada dalam Asramaku, Dolores.'


               'Well, sebenarnya, Minerva,' Profesor Umbridge tersenyum simpul, 'kukira Anda
               akan mendapati bahwa yang kupikirkan memang berarti. Sekarang, di mana itu?


               Cornelius baru saja mengirimnya ... maksudku,' dia memberikan tawa kecil
               selagi dia menggeledah tas tangannya, 'Menteri baru saja mengirimnya ... ah ya
               ...'


               Dia menarik keluar sepotong perkamen yang sekarang dibukanya, sambil
               berdehem rewel sebelum mulai membaca apa isinya.
   454   455   456   457   458   459   460   461   462   463   464