Page 609 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 609

sehingga memantul kepada penyerangnya -- hanya Hermione yang menguasai
               mantera itu lebih cepat daripada Neville.


               Harry akan memberikan banyak untuk bisa membuat kemajuan pada
               Occlumency seperti yang dibuat Neville pada pertemuan-pertemuan DA. Sesi-
               sesi Harry dengan Snape, yang mulanya sudah cukup buruk, tidak membaik.
               Sebaliknya Harry merasa dia semakin buruk dengan tiap pelajaran.


               Sebelum dia mulai mempelajari Occlumency, bekas lukanya pedih kadang-
               kadang, biasanya pada malam hari, atau mengikuti salah satu kilasan aneh
               pikiran atau suasana hati Voldemort yang dialaminya kadang-kadang. Namun,
               sekarang ini, bekas lukanya hampir tidak pernah berhenti sakit, dan dia sering
               merasakan kemarahan atau keriangan mendadak yang tidak berhubungan dengan

               apa yang sedang terjadi pada dirinya pada saat itu, yang selalu diikuti dengan
               denyut yang sangat menyakitkan dari bekas lukanya. Dia mendapat kesan
               mengerikan bahwa dia berubah pelan-pelan menjadi semacam antena yang
               menerima fluktuasi kecil dalam suasana hati Voldemort, dan dia yakin dia bisa
               menelusuri peningkatan sensitifitas ini dengan tegas dari pelajaran Occlumency
               pertamanya dengan Snape. Terlebih lagi, dia sekarang bermimpi tentang berjalan
               menyusuri koridor menuju pintu masuk ke Departemen Misteri hampir setiap
               hari, mimpi-mimpi yang selalu memuncak pada dirinya berdiri penuh rasa ingin
               di depan pintu hitam polos itu.


               'Mungkin sedikit mirip penyakit,' kata Hermione, terlihat kuatir ketika Harry
               curhat kepadanya dan Ron. 'Demam atau sesuatu. Harus memburuk dulu
               sebelum membaik.'


               'Pelajaran dengan Snape membuatnya semakin buruk,' kata Harry dengan datar.


               'Aku mulai muak dengan bekas lukaku yang sakit dan aku mulai bosan dengan
               berjalan menyusuri koridor itu setiap malam.' Dia menggosok keningnya dengan
               marah. 'Aku hanya berharap pintu itu akan terbuka, aku muak berdiri
               menatapnya --'


               'Itu tidak lucu,' kata Hermione dengan tajam. 'Dumbledore tidak ingin kau
               mendapatkan mimpi-mimpi tentang koridor itu sama sekali, atau dia tidak akan
               meminta Snape mengajarimu Occlumency. Kau hanya harus bekerja sedikit
               lebih keras dalam pelajaranmu.'


               'Aku sedang melakukannya!' kata Harry terluka hatinya. 'Kau coba suatu waktu -
               -
   604   605   606   607   608   609   610   611   612   613   614