Page 624 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 624
adalah Raja kami' sambil melamun dengan suara rendah dan mengaduk
minumannya dengan bawang koktil di atas sebuah lidi.
'Kau mau aku melaporkan apa yang dikatakannya tentang Dia-Yang-Namanya-
Tidak-Boleh-Disebut?' Rita bertanya kepada Hermione dengan suara berbisik.
'Ya, memang,' kata Hermione. 'Cerita sebenarnya. Semua fakta. Persis seperti
yang diceritakan Harry. Dia akan memberimu semua detil, dia akan
memberitahumu nama-nama para Pelahap Maut yang belum dikenali yang
dilihatnya di sana, dia akan memberitahumu seperti apa tampang Voldemort
sekarang -- oh, kuasai dirimu,' dia menambahkan dengan merendahkan, sambil
melemparkan serbet ke seberang meja, karena, ketika mendengar nama
Voldemort, Rita terlompat begitu parah sehingga dia menumpahkan setengah
gelas Whisky-Apinya pada dirinya sendiri.
Rita mengeringkan bagian depan jas hujannya yang kotor, masih menatap
Hermione. Lalu dia berkata dengan terang-terangan, 'Prophet tidak akan mau
mencetaknya. Kalau-kalau kau belum memperhatikan, tak seorangpun
mempercayai cerita omong kosongnya. Semua orang mengira dia berkhayal.
Sekarang, kalau kau membiarkan aku menulis cerita dari sudut itu --'
'Kami tidak perlu cerita lain mengenai bagaimana Harry sudah gila!' kata
Hermione dengan marah. 'Kami sudah punya banyak, terima kasih! Aku mau dia
diberikan kesempatan untuk menceritakan yang sebenarnya!'
'Tidak ada pasar untuk cerita seperti itu,' kata Rita dengan dingin.
'Maksudmu Prophet tidak mau mencetaknya karena Fudge tidak mengizinkan
mereka,' kata Hermione dengan kesal.
Rita memberi Hermione pandangan dalam-dalam yang lama. Lalu, sambil
mencondongkan badan menyeberangi meja ke arahnya, dia berkata dengan nada
praktis, 'Baiklah, Fudge sedang mengandalkan Prophet, tetapi sama saja. Mereka
tidak akan mencetak sebuah cerita yang memperlihatkan Harry dalam cahaya
bagus.
Tak seorangpun mau membacanya. Itu melawan suasana hati publik. Pelarian
Azkaban terakhir ini telah membuat orang-orang cukup kuatir. Orang-orang
cuma tidak mau percaya Kau-Tahu-Siapa kembali.'
'Jadi Daily Prophet ada untuk memberitahu orang-orang apa yang ingin mereka

