Page 619 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 619
'Ayolah, pergi!' dia berkata, sekarang menangis ke dalam serbet. 'Aku tidak tahu
kenapa kau mengajakku keluar sejak awal kalau kau akan membuat janji
bertemu gadis-gadis lain persis setelah aku ... berapa banyak yang akan kau
temui setelah Hermione?'
'Bukan seperti itu!' kata Harry, dan dia begitu lega akhirnya mengerti mengapa
Cho marah sehingga dia tertawa, yang disadarinya sepersekian detik terlambat
juga sebuah kesalahan.
Cho bangkit. Seluruh kedai teh itu diam dan semua orang sedang mengamati
mereka sekarang.
'Sampai jumpa lagi, Harry,' dia berkata dengan dramatis, dan sambil tersedu
sedikit dia berlari ke pintu, merenggutnya terbuka dan bergegas pergi di dalam
hujan lebat.
'Cho!' Harry memanggilnya, tetapi pintu sudah berayun tertutup di belakangnya
dengan gemerincing merdu.
Ada keheningan total di dalam kedai teh itu. Semua mata menatap Harry. Dia
melemparkan sebuah Galleon ke meja, menggoyangkan konfeti merah jambu
dari rambutnya, dan mengikuti Cho keluar pintu.
Sekarang sedang turun hujan lebar dan Cho tidak terlihat di manapun. Dia hanya
tidak mengerti apa yang telah terjadi; setengah jam yang lalu mereka baik-baik
saja.
'Wanita!' dia bergumam dengan marah, berjalan sambil memercikkan air di jalan
yang tersiram hujan itu dengan tangannya berada di kantongnya. 'Lagipula,
untuk apa dia mau berbincang-bincang tentang Cedric? Kenapa dia selalu mau
menyeret sebuah subyek yang membuatnya bertingkah seperti pipa air manusia?'
Dia berbelok ke kanan dan mulai berlari, dan dalam beberapa menit dia sedang
berbelok ke ambang pintu Three Broomsticks. Dia tahu dia terlalu awal untuk
menemui Hermione, tetapi dia berpikir mungkin sekali akan ada seseorang di
sini dengan siapa dia bisa menghabiskan waktu antaranya. Dia menggoyangkan
rambut basahnya keluar dari matanya dan memandang berkeliling. Hagrid
sedang duduk sendirian di sebuah sudut, terlihat murung.
'Hai, Hagrid!' dia berkata, ketika dia telah menyelinap melalui meja-meja yang
berjejalan dan menarik sebuah kursi ke sampingnya.

