Page 622 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 622
'Bukan urusanmu kalau Harry bersama seratus gadis,' Hermione memberitahu
Rita dengan dingin. 'Jadi kau bisa menyimpan itu sekarang juga.'
Rita baru akan mengeluarkan sebuah pena bulu hijau asam dari tasnya. Terlihat
seolah-olah dia telah dipaksa menelan Getah-Bau, dia membanting tasnya
hingga tertutup lagi.
'Apa yang sedang kalian rencanakan?' Harry bertanya sambil duduk dan menatap
dari Rita ke Luna ke Hermione.
'Nona Sempurna Kecil baru saja akan memberitahuku sewaktu kau sampai,' kata
Rita, sambil minum seteguk besar minumannya. 'Kurasa aku diperbolehkan
berbicara kepadanya, bukan?' dia menyerang Hermione.
'Ya, kurasa begitu,' kata Hermione dengan dingin.
Pengangguran tidak cocok untuk Rita. Rambut yang dulunya ditata dengan
keriting-keriting rumit sekarang tergantung lemas dan tidak terawat di sekeliling
wajahnya. Cat merah tua pada kukunya yang dua inci mengelupas dan ada
sejumlah permata palsu yang hilang dari kacamata bersayapnya. Dia minum
seteguk besar minumannya lagi dan berkata dari sudut mulutnya, 'Gadis yang
cantik, bukan, Harry?'
'Satu kata lagi tentang kehidupan cinta Harry dan tawarannya batal dan itu
sebuah janji,' kata Hermione dengan kesal.
'Tawaran apa?' kata Rita sambil menyeka mulutnya dengan punggung
tangannya.
'Kau belum menyebutkan sebuah tawaran, Nona Sopan Santun, kau cuma
menyuruhku muncul. Oh, suatu hari ini ...' Dia mengambil napas dalam-dalam
dengan rasa jijik.
'Ya, ya, suatu hari ini kau akan menulis lebih banyak cerita mengerikan
mengenai Harry dan aku,' kata Hermione tidak peduli. 'Temukan orang yang
peduli, bisakah?'
'Mereka sudah menerbitkan banyak cerita mengerikan tentang Harry tahun ini
tanpa bantuanku,' kata Rita sambil memberinya pandangan menyamping dari
puncak gelasnya dan menambahkan dengan bisikan kasar, 'Bagaimana
perasaanmu akibatnya, Harry? Dikhianati? Bingung? Tak dimengerti?'

