Page 641 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 641
'Shh!' dan bergegas pergi, dan Profesor Trelawney tersedu-sedan selama
Ramalan dan mengumumkan kepada kelas yang terkejut, dan Umbridge yang
sangat tidak setuju, bahwa Harry tidak akan menderita kematian dini sama
sekali, melainkan akan hidup sampai umur panjang, menjadi Menteri Sihir dan
memiliki dua belas anak.
Tetapi yang membuat Harry paling bahagia adalah Cho yang mengejarnya ketika
dia sedang bergegas menuju Transfigurasi keesokan harinya. Sebelum dia tahu
apa yang terjadi, tangan mereka sudah bergandengan dan dia sedang berbisik ke
telinganya, 'Aku benar-benar, benar-benar menyesal. Wawancara itu begitu
berani ...
membuatku menangis.'
Dia menyesal mendengar Cho bahkan meneteskan lebih banyak air mata
karenanya, tetapi sangat senang mereka saling berbicara lagi, dan bahkan lebih
senang ketika dia memberinya ciuman cepat di pipinya dan bergegas pergi lagi.
Dan tak bisa dipercaya, begitu dia sampai di luar Transfigurasi sesuatu yang
sama baiknya terjadi: Seamus keluar dari antrian untuk menghadapinya.
'Aku cuma mau bilang,' dia bergumam sambil memicingkan mata pada lutut kiri
Harry, 'Aku percaya padamu. Dan aku sudah mengirimkan sebuah salinan
majalah itu kepada ibuku.'
Kalau ada yang lain yang dibutuhkan untuk melengkapi kebahagiaan Harry, itu
adalah reaksi yang didapatkannya dari Malfoy, Crabbe dan Goyle. Dia melihat
mereka dengan kepala berdekatan sore itu di perpustakaan; mereka bersama
seorang anak lelaki yang tampak kurus tinggi yang Hermione bisikkan bernama
Theodore Nott. Mereka memandang kepada Harry ketika dia melihat-lihat rak-
rak mencari buku yang dibutuhkannya untuk Penghilangan Sebagian: Goyle
menggertakkan buku-buku jarinya dengan mengancam dan Malfoy
membisikkan sesuatu yang tidak diragukan bersifat jahat kepada Goyle. Harry
tahu benar kenapa mereka bertingkah seperti ini: dia telah menyebut semua ayah
mereka sebagai Pelahap Maut.
'Dan bagian terbaiknya,' bisik Hermione dengan gembira, ketika mereka
meninggalkan perpustakaan, 'adalah mereka tidak bisa membantahmu, karena
mereka tidak bisa mengakui mereka telah membaca artikel itu!'
Sebagai puncaknya, Luna memberitahunya sewaktu makan malam bahwa tidak
ada edisi The Quibbler yang pernah terjual lebih cepat.

