Page 66 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 66
Mata Harry berair karena kedinginan ketika mereka membumbung ke atas; dia
tidak bisa melihat apapun di bawah sekarang kecuali titik-titik kecil cahaya yang
mungkin berasal dari mobil Paman Vernon ... keluarga Dursley pastsi sedang
menuju kembali ke rumah mereka yang kosong sekarang, penuh amarah
mengenai Kompetisi Halaman yang tak pernah ada ... dan Harry tertawa keras-
keras ketika memikirkannya, walaupun suaranya ditenggelamkan oleh kibasan
jubah-jubah yang lainnya, keriut pelana yang menggantung kopernya dan
sangkar itu, dan suara deru angin di telinga mereka selagi mereka menambah
kecepatan di udara. Dia belum merasa sehidup ini dalam sebulan, atau sesenang
ini.
'Belok ke selatan!' teriak Mad-Eye. 'Ada kota di depan!'
Mereka membumbung ke kanan untuk menghindari lewat langsung di atas jaring
cahaya yang berkilauan di bawah.
'Belok ke tenggara dan terus mendaki, ada awan rendah di depan yang bisa
menutupi kita!' seru Moody.
'Kita tidak akan lewat di dalam awan!' teriak Tonks dengan marah, 'kita akan
basah kuyup, Mad-Eye!'
Harry lega mendengarnya berkata demikian; tangannya sudah mulai mati rasa
pada pegangan Firebolt. Dia berharap dia telah berpikir untuk memakai mantel;
dia sudah mulai gemetar.
Mereka mengganti arah mereka beberapa waktu sekali menuruti perintah-
perintah Mad-Eye. Mata Harry tegang melawan serbuan angin yang sedingin es
yang mulai membuat telinganya sakit. Dia hanya bisa mengingat sekali saja
kedinginan seperti ini di atas sapu, selama pertandingan Quidditch melawan
Hufflepuff pada tahun ketiganya, yang terjadi pada saat badai. Para pengawal di
sekitarnya sedang berkeliling terus-menerus seperti burung-burung pemangsa
raksasa. Harry lupa waktu.
Dia ingin tahu sudah berapa lama mereka terbang, terasa setidaknya sudah satu
jam.
'Membelok ke barat daya!' teriak Moody 'Kita mau menghindari jalur kereta
bermotor!"
Harry sekarang sangat kedinginan sehingga dia memikirkan dengan penuh

