Page 708 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 708
pohon dan semak-semak dan mengamati empat orang di bawah pohon. Sinar
matahari menyilaukan di permukaan danau yang tenang, yang di pinggirannya
duduk sekelompok gadis-gadis yang sedang tertawa, dengan sepatu dan kaus
kaki yang dilepaskan, sedang menyejukkan kaki mereka di air.
Lupin telah menarik keluar sebuah buku dan sedang membaca. Sirius
memandang ke sekitar kepada murid-murid yang sedang ramai di rumput,
tampak agak congkak dan bosan, tetapi sangat tampan. James masih bermain-
main dengan Snitch itu, membiarkannya meluncur semakin jauh, hampir lolos
tetapi selalu menangkapnya pada detik terakhir. Wormtail sedang mengamatinya
dengan mulut terbuka. Setiap kali James membuat penangkapan yang susah,
Wormtail menarik napas cepat dan berterpuk tangan. Setelah lima menit begini,
Harry bertanya-tanya kenapa James tidak menyuruh Wormtail untuk menguasai
dirinya sendiri, tetapi James tampaknya menikmati perhatian itu. Harry
memperhatikan bahwa ayahnya punya kebiasaan memberantakkan rambutnya
seolah-olahnya mencegahnya jadi terlalu rapi, dan dia juga terus memandangi
gadis-gadis di tepi air.
'Simpan itu, bisakah,' kata Sirius akhirnya, ketika James membuat penangkapan
akhir dan Wormtail bersorak, 'sebelum Wormtail ngompol karena senang.'
Wormtail sedikit merona merah jambu, tetapi James nyengir.
'Kalau itu mengganggumu,' dia berkata, sambil menjejalkan Snitch kembali ke
kantongnya. Harry mendapat kesan jelas bahwa Sirius adalah satu-satunya orang
yang membuat James mau berhenti pamer.
'Aku bosan,' kata Sirius. 'Kuharap bulan purnama.'
'Kau bisa saja,' kata Lupin dengan murung dari balik bukunya. 'Kita masih punya
Transfigurasi, kalau kau bosan kau bisa mengujiku. Ini ...' dan dia mengulurkan
bukunya.
Tetapi Sirius mendengus. 'Aku tidak perlu melihat sampah itu, aku tahu
semuanya.'
'Ini akan membuatmu bersemangat, Padfoot,' kata James pelan. 'Lihat siapa itu
...'
Kepala Sirius berpaling. Dia menjadi sangat diam, seperti seekor anjing yang
telah mencium bau seekor kelinci.

