Page 749 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 749
Chang baru saja berjalan menyeberangi halaman, bertekad tidak memandangnya.
*
Pertandingan akhir musim Quidditch, Gryffindor lawan Ravenclaw, akan
berlangsung pada akhir pekan terakhir di bulan Mei. Walaupun Slytherin telah
dikalahkan dengan selisih angka sedikit oleh Hufflepuff pada pertandingan
terakhir mereka, anak-anak Gryffindor tidak berani mengharapkan kemenangan,
terutama karena (walaupun tentu saja tak seorangpun mengatakannya
kepadanya) catatan penyelamatan gol Ron yang bukan main. Namun, dia
tampaknya telah menemukan optimisme baru.
'Maksudku, aku tidak bisa lebih parah lagi, bukan?' dia memberitahu Harry dan
Hermione dengan murung lewat makan pagi di pagi hari pertandingan itu. 'Tak
ada ruginya, bukan?'
'Kau tahu,' kata Hermione, ketika dia dan Harry berjalan ke lapangan beberapa
waktu kemudian di tengah kerumunan yang sangat bersemangat, 'kukira Ron
mungkin lebih baik tanpa Fred dan George di sekitarnya. Mereka tidak pernah
benar-benar memberinya banyak kepercayaan diri.'
Luna Lovegood menyusul mereka dengan apa yang tampak seperti seekor elang
hidup bertengger di atas kepalanya.
'Oh, ampun, aku lupa!' kata Hermione sambil mengamati elang itu mengepak-
ngepakkan sayapnya selagi Luna berjalan dengan tenang melewati sekumpulan
anak-anak Slytherin yang terkekeh-kekeh dan menunjuk-nunjuk. 'Cho akan
main, bukan?'
Harry, yang belum melupakan ini, hanya menggerutu setuju.
Mereka menemukan tempat duduk di barisan paling atas tribun-tribun itu. Hari
itu cerah dan menyenangkan, Ron tidak bisa mengharapkan yang lebih baik, dan
Harry mendapati dirinya sendiri berharap walaupun hanya ada kemungkinan
kecil bahwa Ron tidak akan memberikan anak-anak Slytherin alasan untuk
bernyanyi 'Weasley adalah Raja kami' lagi.
Lee Jordan, yang sangat kehilangan semangat sejak Fred dan George pergi,
sedang memberi komentar seperti biasa. Ketika tim-tim itu meluncur keluar ke
lapangan dia menyebut para pemain dengan semangat yang kurang dari
biasanya.

