Page 866 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 866
'Silencio!' jerit Hermione dan suara lelaki itu menghilang. Dia terus
menggerakkan mulutnya melalui lubang di topengnya, tetapi tidak ada suara
yang muncul. Dia didorong ke samping oleh teman Pelahap Mautnya.
'Petrificus Totalus!' teriak Harry, ketika Pelahap Maut kedua itu mengangkat
tongkatnya. Lengan dan kakinya berbunyi bersamaan dan dia jatuh ke depan,
dengan wajah di bawah ke atas permadani di kaki Harry, kaku seperti papan dan
tidak bisa bergerak.
'Bagus, Ha--'
Tetapi Pelahap Maut yang baru saja dibuat bisu oleh Hermione melakukan
gerakan menyayat tiba-tiba dengan tongkatnya; seberkas apa yang terlihat
seperti nyala api ungu lewat tepat di dada Hermione. Dia mengeluarkan bunyi
'Oh' kecil seolah-olah terkejut dan roboh ke lantai, tempat dia terbaring tidak
bergerak.
'HERMIONE!'
Harry jatuh berlutut di sampingnya selagi Neville merangkak cepat ke arahnya
dari bawah meja, tongkatnya dipegang di hadapannya. Pelahap Maut itu
menendang keras-keras kepala Neville ketika dia muncul -- kakinya
mematahkan tongkat Neville menjadi dua dan mengenai wajahnya. Neville
mengeluarkan lolong kesakitan dan mundur, sambil mengenggam mulut dan
hidungnya. Harry berputar, tongkatnya sendiri dipegang tinggi-tinggi, dan
melihat bahwa si Pelahap Maut telah merenggutkan topengnya hingga lepas dan
sedang menunjuk tongkatnya tepat kepada Harry, yang mengenali wajah
panjang, pucat, terpelintir itu dari Daily Prophet: Antonin Dolohov, penyihir
yang membunuh keluarga Prewett.
Dolohov menyeringai. Dengan tangannya yang bebas, dia menunjuk dari
ramalan yang masih tergenggam di tangan Harry, kepada dirinya sendiri, lalu
kepada Hermione. Walaupun dia tidak lagi bisa berbicara, maksudnya tidak
mungkin lebih jelas lagi. Berikan ramalannya kepadaku, atau kamu akan
mengalami yang sama
,sepertinya ...
'Seperti kamu tidak akan membunuh kami semua, begitu aku menyerahkannya!'
kata Harry.

