Page 867 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 867
kata Harry.
Deru kepanikan di dalam dirinya menghalanginya berpikir dengan benar: dia
meletakkan satu tangan ke bahu Hermione, yang masih hangat, walaupun tidak
berani memandangnya dengan sepantasnya. Jangan biarkan dia mati, jangan
biarkan dia mati, salahku kalau dia mati...
'Ababun yang kau lakukan, Harry,' kata Neville dengan sengit dari bawah meja,
sambil menurunkan tangannya untuk memperlihatkan hidung yang jelas patah
dan darah bercucuran ke mulut dan dagunya, 'jagan berikan kepadanya!'
Lalu ada bunyi benturan di luar pintu dan Dolohov melihat lewat bahunya --
Pelahap Maut berkepala bayi itu muncul di ambang pintu, kepalanya menangis,
tinjunya yang besar masih memukul-mukul tak terkendali pada semua hal di
sekitarnya. Harry meraih peluangnya:
'PETRIFICUS TOTALUS!'
Mantera itu mengenai Dolohov sebelum dia bisa menghadangnya dan dia roboh
ke depan melintang di atas temannya, mereka berdua kaku seperti papan dan
tidak bisa bergerak seincipun.
'Hermione,' Harry berkata seketika, sambil mengguncangkannya selagi Pelahap
Maut berkepala bayi menghilang dari pandangan lagi. 'Hermione, bangun ...'
'Aba yang dilakukannya kebadanya?' kata Neville, sambil merangkak keluar dari
bawah meja untuk berlutut ke sisinya yang lain, darah mengucur dari hidungnya
yang membengkak cepat.
'Aku tak tahu ...'
Neville meraba-raba pergelangan tangan Hermione.
'Idu ada deyut, Harry, adu yakin itu.'
Gelombang kelegaan yang begitu kuat menyapu diri Harry sehingga sejenak dia
merasa kepalanya ringan.
'Dia masih hidup?'
'Yeah, dudira begitu.'

