Page 912 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 912

'Sirius tidak membenci Kreacher,' kata Dumbledore. 'Dia menganggapnya

               sebagai pelayan yang tak bernilai untuk diperhatikan. Ketidakpedulian dan
               pengabaian sering lebih menyakitkan daripada ketidaksukaan sekaligus ... air
               mancur yang kita hancurkan malam ini menceritakan kebohongan. Kita para
               penyihir telah salah memperlakukan dan berlaku kejam kepada teman-teman kita
               terlalu lama, dan kita sekarang menuai ganjaran kita.'


               'JADI SIRIUS PANTAS MENDAPATKANNYA, BEGITU?' Harry menjerit.


               'Aku tidak mengatakan itu, maupun kamu tidak akan pernah mendengarku
               mengatakannya,' Dumbledore menjawab dengan pelan. 'Sirius bukan lelaki yang
               kejam, dia baik hati kepada para peri-rumah secara umum. Dia tidak punya rasa
               cinta bagi Kreacher, karena Kreacher adalah pengingat hidup kepada rumah
               yang dibenci Sirius.'


               'Yeah, dia memang membencinya!' kata Harry, suaranya bergetar, sambil
               memalingkan punggungnya kepada Dumbledore dan berjalan pergi. Matahari
               terang di dalam ruangan itu sekarang dan mata-mata semua potret mengikutinya
               selagi dia berjalan, tanpa menyadari apa yang sedang dilakukannya, tanpa
               melihat kantor itu sama sekali. 'Anda membuatnya tetap terkurung di dalam
               rumah itu dan dia membencinya, itulah sebabnya dia ingin keluar tadi malam --'


               'Aku sedang berusaha menjaga Sirius tetap hidup,' kata Dumbledore pelan.


               'Orang tidak suka dikurung!' Harry berkata dengan marah besar,
               memberondongnya. 'Anda melakukannya kepadaku sepanjang musim panas lalu
               --'


               Dumbledore menutup matanya dan membenamkan wajahnya ke dalam
               tangannya yang berjari-jari panjang. Harry mengamatinya, tetapi tanda
               keletihan, atau kesediah, atau apapun itu yang tidak biasanya dari Dumbledore,
               tidak melunakkannya.


               Sebaliknya, dia bahkan merasa lebih marah bahwa Dumbledore memperlihatkan
               tanda-tanda kelemahan. Dia tidak punya urusan menjadi lemah saat Harry mau
               marah-marah dan menyerangnya.


               Dumbledore menurunkan tangannya dan mengamati Harry melalui kacamata
               setengah bulannya.


               'Sudah waktunya,' katanya, 'bagiku memberitahumu apa yang seharusnya sudah
   907   908   909   910   911   912   913   914   915   916   917