Page 100 - In a Blue Moon
P. 100
Bab Delapan
HARI sudah hampir tengah malam ketika Lucas melangkah
memasuki apartemennya di Tribeca. Sebenarnya ia sudah
ingin pulang ketika ia melihat Sophie dan Nicholas mening-
98
galkan galeri jam sepuluh tadi, tetapi Miranda masih terlibat
diskusi panas tentang karya seni kontemporer dengan be-
berapa orang kritikus seni yang hadir. Lucas tidak tahu apa-
kah Miranda benar-benar menggemari seni atau hanya ingin
terlihat cerdas di mata para kritikus. Lucas nyaris tergoda
meninggalkan Miranda di sana dan pulang sendiri. Namun,
ia seorang gentleman—walaupun Sophie Wilson pasti ber-
sumpah sebaliknya—dan ia memaksa diri bersabar selama
beberapa waktu sebelum akhirnya ia menyeret Miranda pu-
lang.
Lucas melepaskan jas luarnya yang tebal dan menyampir-
kannya di sandaran sofa di ruang duduk. Ia berjalan tanpa
suara menyusuri koridor dan berhenti di depan pintu kamar
kakeknya. Ia membuka pintu dengan pelan dan melongokkan
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 98 3/30/2015 10:43:15 AM

