Page 95 - In a Blue Moon
P. 95
”Apakah dia sama sepertiku? Maksudku, apakah dia me-
mintamu...”
”Tidak.”
”Tidak!”
Sophie dan Lucas menjawab serentak, namun jawaban
Lucas lebih keras dan tajam. Nicholas Li menatapnya dengan
terkejut dan langsung beringsut mundur.
Sophie cepat-cepat melangkah maju dan menyentuh le-
ngan laki-laki itu. ”Dengar,” katanya, ”bagaimana kalau kau
kembali kepada teman-temanmu dan aku akan menyusulmu
sebentar lagi?”
Nicholas Li menatap Sophie dengan ragu, lalu menatap
Lucas, dan akhirnya kembali menatap Sophie. ”Baiklah, kalau
kau yakin,” katanya.
93
Sepeninggal laki-laki itu, Sophie berputar cepat mengha-
dap Lucas dan mengacungkan jari telunjuknya ke wajah
Lucas. ”Kau harus berhenti bicara sembarangan,” kecamnya.
”Sekali lagi, aku bukan tunanganmu.”
”Dan sekali lagi, katakan itu pada kakekku,” balas Lucas.
Sophie mengertakkan gigi dan menggeram, ”Aku mem-
bencimu.” Akan tetapi entah kenapa kata-katanya tidak ter-
de ngar setajam dulu.
”Aku tahu kau tidak bersungguh-sungguh,” sahut Lucas
tenang. ”Omong-omong, kau belum menjawab pertanyaanku
tadi. Kenapa dia memintamu berpura-pura menjadi kekasih-
nya?”
”Itu benar-benar bukan urusanmu,” tukas Sophie.
”Lucas?”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 93 3/30/2015 10:43:15 AM

