Page 134 - In a Blue Moon
P. 134
juga ditampilkan dengan indah, penuh warna, dan sangat
menggugah selera.
”Mungkin Miranda?” gumam Lucas pada diri sendiri. Na-
mun, sedetik kemudian ia menyangkal dalam hati. Kalau
Miranda yang mengirim kue ini, wanita itu pasti sudah me-
mastikan orang yang menerima hadiahnya tahu siapa pe-
ngirimnya. Ia mendongak menatap Joe dan berkata, ”Terima
kasih, Joe. Kau boleh pergi sekarang.”
Ketika Joe sudah keluar dari ruangan, Lucas menutup
kembali kotak itu dan saat itulah ia baru melihat nama toko
kue yang tercantum di bagian atas kotak.
A Piece of Cake.
Ah, sepertinya Sophie Wilson yang mengirim ini. Seulas
132 senyum kecil tersungging di bibir Lucas. Dan sepertinya ia
juga bisa menebak alasannya.
Kemarin malam ia memang merasa marah. Karena setelah
semua yang dilakukannya untuk menunjukkan kepada gadis
itu bahwa ia sudah berubah, Sophie Wilson masih tidak bisa
melupakan Lucas yang dulu. Gadis itu masih curiga padanya,
masih menghakiminya, dan jelas sekali masih belum memaaf-
kannya.
Tetapi kalau dipikir-pikir, Lucas harus mengakui bahwa ia
tidak berhak berharap Sophie Wilson memaafkannya secepat
ini. Ia juga harus mengakui bahwa semua yang dilakukannya
selama ini sama sekali belum cukup untuk menebus ke-
salahannya dulu. Jadi sebenarnya pagi ini ia telah memutus-
kan untuk menemui Sophie dan meminta maaf atas sikapnya
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 132 3/30/2015 10:43:18 AM

