Page 130 - In a Blue Moon
P. 130
atas bangku. ”Aku tidak mau mengambil risiko ditembak oleh
kakakkakakmu.”
Alis Sophie berkerut samar. ”Kenapa kau takut pada kakak
kakakku? Bukankah kalian berteman baik?”
”Mereka masih menganggapku teman karena mereka tidak
tahu aku diamdiam telah menjalin hubungan dengan adik ke
sayangan mereka,” kata Adrian ringan. ”Aku tidak bisa mem
bayangkan apa yang akan mereka lakukan kalau mereka sam
pai tahu apa yang kita sembunyikan dari mereka selama ini.”
”Kau yang ingin merahasiakan semua ini,” Sophie mengingat
kan, ”bukan aku.”
Adrian mengangguk satu kali. ”Ya. Dan untuk alasan yang
bagus. Kau tahu itu.”
Sophie mendesah pelan dan memalingkan wajah kembali me
128
natap permukaan sungai yang berkilau. Sebenarnya ia tidak
mengerti kenapa Adrian berkeras merahasiakan hubungan me
reka dari Tyler dan Spencer. Kakakkakak Sophie memang
protektif, tetapi mereka bukan monster. Mereka juga selalu me
mentingkan kebahagiaan Sophie.
”Rasanya tidak adil memintamu menunggu,” gumam Adrian
tanpa menatap Sophie.
Sophie mengangkat bahu dengan enggan. ”Tentu saja. Tapi
kalau itu yang kauinginkan, kurasa aku tidak keberatan me
nunggu.”
Adrian meremas tangan Sophie, menarik napas panjang, dan
berkata, ”Kurasa sebaiknya kau tidak menunggu.”
Sophie menoleh menatap Adrian dengan alis terangkat. ”Apa
maksudmu?”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 128 3/30/2015 10:43:18 AM

