Page 227 - In a Blue Moon
P. 227
sungguh-sungguh. ”Aku tidak berhak menilai hubunganmu
dengan Miranda. Itu urusanmu sendiri.”
Sophie tidak bisa melihat raut wajah Lucas dengan jelas
di dalam mobil yang remang-remang. Laki-laki itu juga tidak
berkata apa-apa.
”Omong-omong, terima kasih karena telah mengajak ke-
luargaku makan malam. Dan terima kasih karena telah
mengajakku menonton pertunjukan tadi,” lanjut Sophie agak
canggung.
”Ayo, kuantar sampai ke pintu,” kata Lucas, lalu membuka
pintu mobil.
Sophie bergegas menyusul, walaupun agak bingung. Me-
reka berjalan menyusuri trotoar dan menaiki anak-anak tang-
ga di depan gedung apartemen Sophie tanpa berkata apa-apa.
225
Sophie berhenti di pintu depan dan berbalik menghadap
Lucas yang berdiri dua anak tangga di bawahnya. ”Kita
sudah sampai,” katanya. ”Jadi...”
Saat itu Lucas mendongak menatapnya dengan seulas se-
nyum kecil tersungging di bibirnya. ”Sophie.”
”Ya?”
Lucas menaiki satu anak tangga lagi dengan perlahan dan
menatap mata Sophie lurus-lurus. ”Aku akan mengatakan
sesuatu kepadamu yang tidak pernah kukatakan kepada
Miranda.”
Nada suara Lucas menimbulkan pengaruh aneh di dada
Sophie. Ia berdeham untuk menutupi kecanggungannya.
”Baiklah.”
”Aku menyukaimu.”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 225 3/30/2015 10:43:25 AM

