Page 304 - In a Blue Moon
P. 304
Lucas menatap Sophie dengan alis terangkat ragu. ”Dia
tidak tahu kau tidak bisa mengemudi?”
Sophie mengerutkan hidung, berusaha mencari penjelasan
yang tepat. ”Dia tidak tahu bahwa alasan aku tidak bisa me-
ngemudi adalah karena aku takut,” katanya hati-hati. ”Orang-
tuaku meninggal karena kecelakaan lalu lintas, jadi...” Sophie
mengangkat bahu sedikit. ”Hal itu membuatku benar-benar
tidak bisa mengemudi. Hei, apakah ada sebutan ilmiah untuk
fobia mengemudi?”
Lucas menatap Sophie sejenak, tanpa ekspresi, lalu ia
menggeleng. ”Entahlah.”
”Yah, aku juga tidak tahu,” gumam Sophie.
”Jadi kau tidak pernah memberitahunya tentang fobiamu?”
tanya Lucas.
302
Sophie menggeleng.
”Boleh aku tahu alasannya?”
”Karena aku ingin dia berpikir aku wanita dewasa yang
modern dan mampu melakukan apa saja,” aku Sophie. Ya,
seperti itulah kesan yang ingin diberikannya kepada Adrian
dulu. Adrian sangat cerdas dan hal itu kadang-kadang mem-
buat Sophie merasa harus berusaha keras mengimbanginya.
Lucas terdiam beberapa saat sebelum berkata, ”Aku me-
ngerti. Terima kasih karena sudah memberitahuku.”
Sophie berdeham dan tersenyum kikuk.
”Jadi apakah kau mau menghadiri peragaan busana
Miranda besok?” tanya Lucas.
Sophie bertopang dagu di meja bar dan mengerutkan hi-
dung. ”Baiklah,” katanya setelah berpikir sejenak. ”Dan itu
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 302 3/30/2015 10:43:32 AM

