Page 300 - In a Blue Moon
P. 300
ngenalmu. Mereka ingin bertemu denganmu. Bukankah itu
suatu kebanggaan?”
”Dan kau memberitahu mereka bahwa kau bisa memper-
temukan mereka denganku?” tebak Lucas.
”Ya,” jawab Miranda langsung dan tanpa ragu. ”Mereka
adalah tokoh penting dalam dunia fesyen dan aku akan men-
jadi model pembuka di peragaan busana mereka kali ini. Kau
harus tahu bahwa itu adalah kesempatan yang luar biasa.
Kalau mempertemukan mereka denganmu bisa membuatku
mendapat kontrak kerja jangka panjang dengan mereka, aku
harus melakukannya.”
Lucas mengangkat alis. ”Apakah kau sadar bahwa kau baru
saja mengakui bahwa kau memanfaatkanku?”
Miranda mendecakkan lidah. ”Caramu mengatakannya
298
membuatnya terdengar buruk,” gerutunya. Ia mengembuskan
napas dan mengulurkan tangan menyentuh lengan Lucas.
”Bantulah aku, Lucas. Katakan padaku kau akan menghadiri
peragaan busana itu dan pesta sesudahnya. Kau tidak perlu
berlama-lama di pesta itu, kalau kau tidak mau. Hanya sam-
pai aku memperkenalkan mereka padamu. Aku berjanji.”
Lucas menggeleng-geleng, lalu berkata dengan nada mu-
ram, ”Miranda, kau harus berhenti menganggapku dan mem-
bicarakan diriku seolah-olah aku ini selebriti. Aku bukan
selebriti dan aku tidak ingin menjadi selebriti. Mengerti?”
Miranda mencoba memprotes, ”Tapi kau koki peraih bin-
tang Michelin. Kau pemilik Ramses yang merupakan
restoran terbaik di New...”
”Apakah kau mengerti?” sela Lucas tegas.
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 298 3/30/2015 10:43:32 AM

