Page 58 - In a Blue Moon
P. 58

Sophie	menelengkan	kepala	sedikit	tanpa	mengalihkan	ta-
                  tapan	dari	Lucas	Ford.	”Telepon	kakekmu,”	katanya.
                    Lucas	Ford	tersenyum	kecil,	meraih	ponselnya	dan	meng-
                  hubungi	 kakeknya.	 ”Halo,	 Pop,”	 katanya	 setelah	 menunggu

                  sesaat	 dengan	 ponsel	 ditempelkan	 ke	 telinga.	”Kami	 sudah
                  tiba	di	Oliver’s.	Kau	ada	di	mana?”
                    Sementara	 Lucas	 Ford	 mendengarkan	 jawaban	 kakeknya,
                  pelayan	yang	tadi	kembali	menghampiri	meja	mereka	meng-
                  antarkan	 kue-kue	 kecil	 dan	 sepoci	 teh.	 Sophie	 tersenyum
                  kecil	 untuk	 berterima	 kasih	 kepadanya	 sebelum	 pelayan	 itu

                  pergi.
                    ”Apa?”	Lucas	Ford	mencondongkan	tubuh	dan	sebelah	ta-
                  ngannya	terangkat	mengusap	alis.	”Begitukah?	Baiklah...	Akan

           56     kusampaikan	padanya.”
                    ”Apa	 kata	 kakekmu?”	 tanya	 Sophie	 cepat	 setelah	 Lucas
                  Ford	menurunkan	ponselnya	dari	telinga.
                    ”Kalau	 aku	 meminta	 maaf	 sekarang?”	 Lucas	 Ford	 balas
                  bertanya,	mengingatkan	Sophie	tentang	pertanyaannya	tadi.
                    Sophie	mengembuskan	napas	kesal.	”Permintaan	maaf	ha-
                  nya	akan	membuat	perasaanmu	lebih	baik,	bukan	perasaan-

                  ku.	Jadi	lupakan	saja.”
                    Lucas	 tertegun	 sejenak,	 lalu	 mengangguk	 kecil.	”Baiklah,”
                  gumamnya.	 Ia	 meraih	 poci	 teh	 dan	 menuangkan	 isinya	 ke
                  dalam	cangkirnya	dan	cangkir	Sophie.	”Kakekku	dan	kakek-

                  mu	bertemu	dengan	seorang	teman	lama	dan	mereka	memu-
                  tuskan	minum	teh	bersama	dan	mengobrol	tentang	masa	lalu
                  yang	bahagia.”







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   56                      3/30/2015   10:43:12 AM
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63