Page 59 - In a Blue Moon
P. 59
Sophie menyipitkan mata. ”Jadi mereka tidak akan datang
ke sini?”
Lucas menggerakkan tangannya menunjuk cangkir Sophie.
Sophie memutar bola matanya, namun ia meraih cangkir itu
dan menyesap tehnya yang harum.
”Jadi mereka tidak akan datang ke sini?” Sophie meng-
ulangi pertanyaannya setelah ia meletakkan kembali cangkir-
nya di meja.
Lucas juga menyesap tehnya. ”Tidak,” jawabnya.
Sophie mengembuskan napas dan berdiri. ”Baiklah, kalau
begitu.”
Ia baru hendak berbalik ketika pergelangan tangannya
tiba-tiba ditahan. Ia menoleh dan melihat Lucas Ford juga
sudah ikut berdiri dan sedang memegang pergelangan ta-
57
ngannya.
”Tunggu sebentar,” gumam laki-laki itu sambil melepaskan
pegangan. ”Duduklah dulu.”
Sophie menoleh ke arah pintu keluar, lalu kembali me-
natap Lucas Ford. Setelah berpikir beberapa detik, ia men-
decakkan lidah dan mengempaskan tubuh kembali ke kursi.
”Baiklah, ada apa?” tanyanya tidak sabar.
Lucas juga duduk kembali, mencondongkan tubuh ke de-
pan, menopangkan kedua siku di lutut, dan kedua tangannya
saling meremas. Ia terlihat resah dan gugup. Setelah menarik
napas panjang, ia berkata, ”Aku tahu kau tidak menginginkan
permintaan maaf dariku, tapi aku tetap ingin meminta maaf.
Atas semua yang pernah kulakukan dulu.”
Sophie menatapnya dengan alis berkerut tidak percaya.
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 57 3/30/2015 10:43:12 AM

