Page 6 - MODUL KELAS 4 TEMA 5
P. 6

6.  Prasasti Pasir Awi
                         Prasasti Pasir Awi ditemukan pada tahun 1864 di lereng selatan bukit Pasir Awi,
                     kawasan hutan perbukitan Cipamingkis, Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Prasasti ini
                     tidak banyak mengungkap tentang keberadaan Kerajaan Tarumanegara. Prasasti ini
                     hanya berisi pahatan gambar dahan dengan ranting dan dedaunan, buah-buahan, serta
                     sepasang telapak tangan.

                 7.  Prasasti Muara Cianten
                         Prasasti Muara Cianten berada di tepi Sungai Cisadane dekat dengan muara Cianten.
                     Prasasti yang dipahat di batu besar berukuran 2.70 × 1.40 × 140 m³ ini ditemukan pada
                     tahun 1864. Hampir sama dengan prasasti Pasir Awi, prasasti ini juga tidak banyak
                     menjelaskan keberadaan kerajaan Tarumanegara, sebab hanya ada goresan yang
                     merupakan pahatan gambar sulur-suluran (pilin) atau ikal yang keluar dari umbi.

                       Ayo Berdiskusi                                       3.4 dan 4.4 IPS


                 Carilah salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Hindu di Indonesia! Diskusikan dengan
                 teman kelompokmu, lalu tuliskan dalam buku tugasmu dalam bentuk peta pikiran!

                       Ayo Memahami                                         3.7 dan 4.7 IPA

                 Cahaya merupakan gelombang yang mempunyai sifat elektromagnetik. Cahaya mempunyai
                 beberapa sifat-sifat tertentu yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia serta
                 makhluk hidup lainnya. Sifat-sifat cahaya, antara lain sebagai berikut.

                 1.  Cahaya Merambat Lurus
                         Cahaya mempunyai sifat yang merambat lurus dan dapat dibuktikan dengan meninjau
                     yang berdasarkan dapat atau tidaknya benda untuk meneruskan cahaya. Benda yang
                     memiliki sifat tidak tembus cahaya tidak bisa meneruskan cahaya yang mengenai benda
                     tersebut. Apabila dikenai cahaya, benda tersebut membentuk bayangan. Benda yang
                     seperti itu digolongkan sebagai benda gelap, yang memiliki arti bahwa benda-benda
                     tersebut tidak bisa menghasilkan cahaya sendiri.
                 2.  Cahaya Dapat Dipantulkan
                         Cahaya juga dapat dipantulkan, pemantulan cahaya terdiri atas pemantulan baur
                     (pemantulan difusi) serta pemantulan teratur. Pemantulan baur atau pemantulan difusi
                     dapat terjadi apabila cahaya yang mengenai permukaan tidak rata dan arah sinar
                     pantulnya menjadi tidak beraturan. Pemantulan teratur dapat terjadi jika cahaya yang
                     dapat mengenai permukaan yang rata seperti cermin datar, maka sinar hasil pantulannya
                     mempunyai arah yang teratur.

                 3.  Cahaya Dapat Dibiaskan
                         Pembiasan adalah sebuah peristiwa pembelokan arah rambat cahaya. Cahaya
                     merambat dengan melalui 2 zat yang mempunyai kerapatan yang berbeda. Apabila
                     terdapat cahaya datang yang berasal dari zat yang mempunyai kerapatan yang kurang
                     menuju ke zat yang mempunyai kerapatan yang lebih, maka cahaya itu akan dibiaskan
                     mendekati garis normal.








                 6                               Tematik 4 Tema 5 Pahlawanku
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11