Page 35 - MODUL KELAS 5 TEMA 5
P. 35
Ayo Membaca 3.7 dan 4.7 Bahasa Indonesia
Teks nonfiksi adalah karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita atau hal-hal yang
benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri-ciri teks nonfiksi antara lain sebagai berikut.
1. Biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, makalah, skripsi,
tesis, disertasi, dan sebagainya.
2. Bersifat menggugah nalar dan pikiran pembaca.
3. Karangan nonfiksi berusaha mencapai taraf objektivitas yang tinggi dan berusaha
menarik pembaca.
4. Bahasa yang digunakan denotatif dan menunjuk pada pengertian yang sudah terbatas
sehingga tidak bermakna ganda.
Ayo Menjawab 3.7 dan 4.7 Bahasa Indonesia
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jawaban yang benar!
1. Apa yang dimaksud teks nonfiksi?
Jawab: ...........................................................................................................................
2. Apa saja yang termasuk teks nonfiksi?
Jawab: ...........................................................................................................................
3. Bagaimana bahasa yang digunakan dalam teks nonfiksi?
Jawab: ...........................................................................................................................
4. Sebutkan sifat teks nonfiksi!
Jawab: ...........................................................................................................................
5. Disebut apakah teks yang tidak nyata dan berdasarkan imajinasi penulisnya?
Jawab: ...........................................................................................................................
Ayo Memahami 3.3 dan 4.3 SBdP
Salah satu unsur penting dalam tarian adalah properti tari. Beberapa tarian daerah
mungkin memang tidak membutuhkan properti, tetapi beberapa lainnya bahkan menamai
tarian daerah mereka sesuai dengan nama properti yang digunakan.
Properti tari adalah segala bentuk perlengkapan, selain kostum yang digunakan
sebagai pelengkap dalam sebuah tarian. Properti tari pada dasarnya dapat digunakan untuk
memberikan keindahan bentuk garapan tari secara baik, agar kesan garapan tari akan
lebih sempurna. Penggunaan properti tari harus mempertimbangkan jenis, fungsi, dan asas
pakai properti secara baik dan benar. Hal ini dikarenakan proporsi penggunaan properti tari
secara mendasar menentukan penguasaan keterampilan penari secara pokok.
Berikut beberapa tarian tradisional dan properti yang digunakan.
1. Tari Piring
Tari piring adalah tari tradisional asal Minangkabau, Sumatra Barat. Dalam bahasa
Minangkabau disebut dengan tari Piriang. Sesuai dengan nama tariannya, tarian piring
menggunakan properti berupa piring.
2. Tari Gong
Tari gong merupakan salah satu tarian tradisional suku Dayak di Kalimantan Timur,
memiliki istilah lain yang disebut juga kancet ledo. Tarian tradisional ini dilakukan di atas
sebuah gong oleh satu orang perempuan, dan menggunakan gong sebagai alat musik
pengiringnya.
Tematik 5 Tema 5 Ekosistem 115

